MAMUJU TENGAH, BKM — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah meluncurkan Merdeka Belajar Episode Kedua belas Sekolah Aman Berbelanja melalui Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah).
Dengan adanya SIPLah, kini satuan pendidikan dapat melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa (PBJ) daring dengan menggunakan sumber dana bantuan pemerintah secara fleksibel dan aman.
Sayangnya, Belanja SIPlah tahun 2021 tahap ke-2 di kabupaten mamuju tengah sesuai informasi salah satu kordinator kecamatan penerima yang namanya di minta di rahasiakan ke wartawan BKM menjelaskan bahwa belanja pengadaan barang yang diserahkan tidak sesuai dengan permintaan sekolah sesuai dengan pesanan lewat katalog.
”Karena persoalan tersebut sehingga beberapa barang pengadaan yang diadakan dianggap kurang sesuai untuk proses pembelajaran pada sekolah PAUD yang menerima,”tuturnya.
Sementara Kabid pembinaan PAUD dan pendidikan non formal Dinas Pendidikan mamuju tengah Nirma,S.Pd ketika dikonfirmasi oleh BKM menjelaskan bahwa belum dapat informasi terkait hal tersebut.
Menurut Nirma juga menjelaskan Dinas Pendidikan Bidang Pembinaan PAUD dan pendidikan non formal hanya sebagai fasilitator atau jembatan antara sekolah dan penyedia terkait barang yang dibelanjakan dan diserahkan.
“Terkait pemesanan barang sekolah dengan penyedia yang berhubungan”ungkap Norma
Kepala Dinas Pendidikan Mateng H.Busdir ketika dikonfirmasi lewat telpon oleh BKM mengungkapkan masih diluar kantor.
“Nanti di kantor baru saya telpon dan jelasin dinda,karna saya masih diluar ini,”ujarnya. (zul/C)
