MAKASSAR, BKM — Dua bakal calon presiden yang akan maju pada kontestasi 2024 sudah gencar melakukan sosialisasi di Sulawesi Selatan. Mereka adalah Ganjar Pranowo yang juga Gubernur Jawa Tengah, serta Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.
Pergerakan tim keduanya sudah sangat massif. Bahkan baliho hingga reklame bando juga sejak lama terpasang di sejumlah ruas jalan. Berbeda dengan Prabowo Subianto yang belum begitu nampak. Lantas, siapa yang lebih diunggulkan untuk meraih simpati dari masyarakat Sulsel?
Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif yakin bila Anies lebih unggul dan meraih simpati daripada Ganjar. “Saya tentu unggulkan Pak Anies dari Ganjar Pranowo, apalagi di Sulsel,” ujar Syaharuddin Alrif yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel, Senin (10/10). Nasdem memang sudah mengusung Anies sebagai calon presidennya.
Pemerhati politik dari lembaga survei PT Nurany Strategic Dr Nurmal Idrus, menyebut bahwa dalam kondisi sekarang masih sangat sulit untuk memprediksi peluang kedua figur ini. “Menurut saya peluang mereka masih berimbang di level Sulsel. Baik Ganjar maupun Anies punya basis massa yang kuat di Sulsel. Anies banyak didukung oleh kalangan aktivis Islam dan pemuda Islam, sementara Ganjar didukung kalangan nasionalis,” ucap Nurmal Idrus, kemarin.
Pengamat politik dari Unhas Dr Ali Armunanto, juga menilai keduanya memiliki peluang yang sama. “Saya rasa untuk saat ini potensinya sama. Tergantung nanti bagaimana mengelola isu-isu lokal untuk mendekatkan diri mereka ke pemilih. Di sisi lain menyentuh identitas politik dan isu geografi politik juga akan menentukan siapa di antara keduanya yang akan didukung oleh masyarakat Sulsel. Di samping itu, dukungan tokoh-tokoh Sulsel yang berpengaruh tentu juga akan berimbas pada pilihan pemilih,” jelas Ali.
Pengamat komunikasi politik dari UIN Alauddin Dr Firdaus Muhammad mengatakan, keduanya dapat diterima karena ketokohannya sangat populer. “Tampak dari kegiatan yang digelar selalu ramai, seperti Ganjar beberapa hari lalu,” ucap Firdaus.
Survei LSI
Sementara itu, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dipimpin Denny JA kembali merilis hasil survei terbarunya. Empat belas bulan sebelum pilpres 2024, pasangan Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto (Ganjar-AH) merupakan pasangan paling populer (disukai) dengan elektabilitas tertinggi.
Elektabilitas Ganjar-AH lebih tinggi dibandingkan Prabowo-Puan, Prabowo-Muhaimin Iskandar, Anies-AHY, Anies-Khofifah, Puan-Ganjar, ataupun Ganjar-Puan.
Simulasi tiga pasang, ada Ganjar-AH, Prabowo Subianto-Puan Maharani (Prabowo-Puan), dan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (Anies-AHY), Ganjar-AH mendapat elektabilitas tertinggi di angka 30 persen.
Ganjar-AH unggul di lima kantong besar pemilih, yaitu kantong besar pemilih agama (Islam), kantong besar pemilih etnik (Jawa), kantong besar wong cilik (pendidikan), kantong besar wong cilik (pendapatan), dan kantong besar pemain medsos (Facebook).
Data dan analisa didasarkan pada survei nasional pada tanggal 11 hingga 20 September 2022 dan riset kualitatif. Survei nasional menggunakan 1200 responden di 34 Provinsi di Indonesia. Wawancara dilaksanakan secara tatap muka (face to face interview).
Margin of error (Moe) survei ini adalah sebesar +/- 2,9 persen. Riset kualitatif dilakukan dengan analis media, Focus Group Discussion (FGD), dan indepth interview.
Pasangan Ganjar-AH dimungkinkan jika terjadi koalisi antara PDIP dan KIB yang diisi oleh Golkar, PAN dan PPP. Koalisi ini juga potensial membentuk pemerintahan yang kuat.
PDIP dan Golkar bukan saja mewakili dua partai terbesar hasil pemilu terakhir 2019. Tapi koalisi ini juga mewakili dua segmen pemilih terbesar yakni nasionalis (PDIP, Golkar) dan Islam (PAN, PPP).
Ketua umum DPP PDIP Megawati dan Puan Maharani memainkan peran penting yang memungkinkan terwujudnya pasangan ini.
Survei simulai pertama, Ganjar-AH paling disukai dengan 24,9 persen, pasangan Prabowo-Anies berada di angka 14,8 persen, dan pemilih yang menyukai pasangan Anies-AHY di angka 13,4 persen.
Simulasi kedua, Ganjar-AH, Prabowo-Muhaimin dan Anies-Puan. Ganjar-AH mendapatkan elektabilitas tertinggi di angka 31,1 persen, Prabowo-Muhaimin 29,6 persen, dan Anies-Puan di angka 14,1 persen.
Simulasi ketiga, yakni Ganjar-AH, Prabowo-Puan dan Anies-AHY. Ganjar-AH menempati elektabilitas 30 persen, Prabowo-Puan 23,9 persen, dan Anies-AHY 22,8 persen. (rif)
