MAKASSAR, BKM– Puncak musim hujan menjadi titik rawan di kota Makassar, pasalnya sudah puluhan kasus pohon tumbang yang menimpah rumah dan jalan di tahun 2022. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar meminta masyarakat proaktif melaporkan pohon yag rawan ke pemerintah.
Anggota DPRD Makassar, Nunung Dasniar, mengatakan, sudah beberapa kali warga di dapilnya tertimpa pohon tumbang yang mengakibatkan kerusakan rumah. Belum lagi, jika kejadian itu menyebabkan bahaya bagi warga jika puncak musim hujan.
“Sudah sangat rawan.Di Daya itu ada dua tiga rumah tertimpahpohon tumbang. Bahkan laporannya sudah mencapai puluhan pohon tumbang. Masyarakat jika mendapati pohon tumbang segera melaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup. Masyarakat juga bisa melapor jika ada pohon rawan tumbang yang harus ditebang,” ungkapnya, Selasa (11/10).
Bukan hanya itu, legislator Fraksi Gerindra DPRD Makassar ini juga membeberkan jika beberapa titik pohon tidak dirawat sehingga banyak yang berjatuhan di jalan saat hujan dan angin kencang. Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar segera memangkas ataupun menebang pohon yang sudah tua untuk antisipasi kejadian pohon tumbang.
“Kita tidak bisa memprediksi hujan lebat dan angin kencang, makanya perlu ada pemangkasan sebelumnya. Saya liat banyak pohon lebat, nah ini harus dikerjakan pemerintah kota melalui dinasnya. Bahaya kalau ada warga yang tertimpa atau kendaraan,” bebernya.
Semua pohon kayu tua yang keropos dan lapuk sebaiknya dipotong. “Yang seperti ini harus di kontrol terus. Dinas harus aktif khususnya menghadapi musim tahun ini yang tidak jelas tiba-tiba hujan, tiba-tiba panas, tiba-tiba angin kencang. Kalau sudah mulai tua harusnya dipangkas,” bebernya.
Hal senada disampaikan anggota DPRD Makassar, Azwar. Ia mengaku kerawanan pohon tua tumbang perlu diantisipasi sejak dini, utamanya di Jalan Antang dan Abd Sirua menginggat banyak pohon yang belum dilakukan pemangkasan. Selain itu, yang menjadi perhatiannya pemkot diminta harus memastikan seluruh saluran air telah dibersihkan dari sedimen.(ita)
