MAKASSAR, BKM — Universitas Terbuka (UT) Makassar terus melakukan upaya strategis guna memaksimalkan pencapaian rekrutmen 9.300 mahasiswa pada 2022.
Direktur UT Makassar Drs Hasanuddin,M.Si bersama Penanggung Jawab Eksekutif Marketing yang Membidangi Humas, Kerja Sama, Alumni dan Sosprom, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim,SE,MM berencana untuk melakukan
kunjungan bersama tim Sosprom UT di Sentra Layanan UT SALUT se-Sulsel.
“Rencananya kunjungan kerja ke daerah dilaksanakan dalam bulan ini, yakni Oktober 2022,” ujar Hasanuddin.
Target akan dikunjungi adalah delapan Salut yang tersebar di delapan kabupaten dan kota di Sulsel, yakni Gowa, Maros, Jeneponto, Pangkep, Bone, Wajo, Parepare, dan Palopo.
Hasanuddin mengatakan, dia akan kunker ke daerah bersama tim Sosprom UT dan juga tim SDM Salut, serta Pokjar UT Drs H Syamsuddin Patang,M.Pd,M.H ke Salut yang ada daerah. Pada Salut yang dikunjungi nantinya akan dilaksanakan sosialisasi dan promosi secara luring. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas SDM pengelola Salut dan juga Pokjar yang ada di daerah.
Target lainnya yang juga ingin dicapai adalah dalam upaya meningkatkan jumlah rekruitmen mahasiswa, baik mahasiswa Pendas dan non Pendas. Selama ini sosialisasi dan promosi yang dilakukan, selain pada instansi pemerintah dan swasta, juga di sekolah-sekolah SMA atau yang sederajat serta lainnya.
”Sementara sosialisasi dan promosi yang dilakukan di tingkat Pokjar dilaksanakan secara daring,” ujar Hasanuddin.
Sosialisasi dan promosi yang dilaksanakan juga untuk memberikan pemahaman kepada pengelola terkait sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh di UT.
Disebutkan Hasanuddin, penerimaan calon mahasiswa baru sudah mulai dibuka bulan ini, masing-masing untuk program diploma, sarjana (S1), Magister serta program Doktoral (S3). “Target mahasiswa di UPBJJ Makassar tahun ini kalau bisa dapat mencapai 9.300 mahasiswa,” ujarnya.
Hasanuddin optimistis dapat mencapai target 9.300 mahasiswa, karena UT memiliki banyak keunggulan dibanding dengan perguruan tinggi lainnya. Di antaranya kampus tanpa batasan.
Keunggulan lainnya, waktu kuliah fleksibel, mandiri lewat teknologi, kualitas terjamin dan terakreditasi, biaya terjangkau, leader PJJ dengan sistem online, bebas biaya bangunan dan uang pangkal, serta tidak memandang usia dan lulusan tahun berapa. Bahkan lulusan paket C juga bisa mendaftar.
Juga ditawarkan 44 program studi, dua program diploma, 33 program studi S1, tujuh Prodi Magister (S2) serta dua Program Doktor (S3). Dari 44 prodi yang dibina, 11 prodi sudah terakreditasi A. (rls)
