Site icon Berita Kota Makassar

Priska dan Ratusan Murid SDN Longka Cuci Tangan Bersama

GOWA, BKM — Priska Paramita Adnan hadir di tengah riuh suara sorak ratusan murid SDN Longka, Desa Majannang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, Jumat (14/10). Kehadiran istri Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa ini, serangkaian memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun se-Dunia.

Di tengah murid sekolah dasar pegunungan ini, Priska memberikan edukasi pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Kegiatan cuci tangan bersama ini serentak dilakukan di 18 kecamatan dipandu Dinas Kesehatan Gowa bekerjasama TP PKK Gowa.
Priska mengatakan, jika rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun maka akan mencegah hinggapnya berbagai penyakit menular, khususnya Covid-19 yang sampai saat ini belum hilang sepenuhnya.

”Rajin cuci tangan itu bisa mencegah diare, bisa mencegah covid-19 dan bisa mencegah penyakit yang menular lainnya. Jadi disini mudah-mudahan anak-anakku sekalian semuanya yang berada di SDN Longka ini semuanya dalam keadaan yang sehat karena rajin cuci tangan pakai sabun,” edukasi Priska disambut sorakan gembira murid-murid SDN Longka.

Selain kepada murid, Priska juga mengingatkan para guru untuk tetap menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih minimal rajin mencuci tangan setiap selesai beraktifitas. ”Kesehatan itu sebetulnya murah tapi kalau kita sudah sakit kesehatan menjadi mahal harganya. Mari hidup bersih dan sehat karena cuci tangan bukan hanya sebelum makan atau setelah makan tapi juga sebelum maupun setelah melakukan pekerjaan, tangan kita harus bersih,” tegas Priska.

Camat Parigi, Nuraeny Apriyani, di sela kegiatan tersebut berharap, kebiasaan cuci tangan ini seluruh anak-anak di Kecamatan Parigi menjadikannya rutinitas setiap hari di seluruh aktivitasnya. Karena dengan edukasi seperti ini, setidaknya akan bermanfaat bagi anak-anak ke depannya.
”Anak-anak sangat mudah paham, tapi sangat mudah juga melupakan. Karena itu, para guru dan orangtua harus terus mendampingi anak-anaknya untuk menjadikan cuci tangan sebagai kebiasaan setiap saat di setiap aktivitasnya,” kata Nuraeny. (sar)

Exit mobile version