MAKALE, BKM — Kasat Lantas Polres Tana Toraja, Iptu Adnan Leppang mengedukasi ratusan siswa SMA 9 Makale teriat pentingnya sadar lalu lintas dengan mematuhi rambu-rambu menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Senin (24/10).
Kegiatan sosialisasi Kanseltibcarlantas, pasca Operasi Zebra selama 14 hari 2022 lalu, menyasar sejumlah sekolah dengan pendekatan dialog interaktif. Dialog interaktif di SMA 9 Makale suasananya lebih menarik sebab dikemas dialog sehingga siswa-siswi lebih leluasa bertanya seputar Kanseltibcarlantas dan menjaga keselamatan di jalan.
Menurut Adnan, sosialisasi menitikberatkan materi dialog sembilan larangan bagi pengendara dinilai membahayakan keselamatan diri. Selain larangan menggunakan handphone saat berkendara, juga larangan tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu, ugal- ugalan di jalan raya.
Larangan berkendara dibawa tekanan minumas keras, menggunakan knalpot bising, berkendara dalam keadaan kecepatan tinggi bagi pelajar, dan larangan berkendara saat mengantuk.
”Perilaku menyimpang saat berkendara merupakan faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas yang fatalitasnya mengakibatkan orang meninggal dunia, ”ujar Adnan. (gus/C)
