GOWA, BKM — Porprov XVII yang sudah berjalan tujuh hari, tetap berlangsung di dua kabupaten, yakni Sinjai dan Bulukumba. Ribuan atlet dari 24 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan (Sulsel) masih terus bertahan dan menjalankan tugas tanding di cabor yang diikuti.
Selain atlet dan pelatih yang membludak di dua kabupaten wilayah selatan Sulsel itu, juga ribuan tenaga medis yang berasal dari masing-masing kabupaten kota berbaur. Salah satu tim medis yang tetap eksis menjalankan tugasnya di arena Porprov adalah tim medis Kabupaten Gowa.
Di ajang Porprov XVII, Pemkab Gowa menurunkan tenaga medis sebanyak 110 orang. Jumlah ini dibagi di dua tempat, yakni 60 orang tim medis ditugaskan di Sinjai dan 50 orang lainnya stay di Bulukumba.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, Abd Haris yang dihubungi BKM, Kamis (27/10) mengatakan, dalam Porprov ini pihaknya menurunkan 110 orang tim medis yang ditempat di dua kabupaten penyelenggara Porprov.
”Tim medis yang kita turunkan masing-masing adalah gabungan tenaga medis dari Dinkes Gowa dan 21 Puskesmas. Setiap Puskesmas terdiri dari lima orang tenaga medis lengkap dengan armada ambulansnya. Para tenaga medis kita selama di Porprov itu melakukan tugasnya secara bergilir setiap tiga hari. Dan itu diatur mulai pertama pembukaan hingga penutupan Porprov. Jadi selama Porprov berlangsung, mereka tetap stay bertugas di arena pemondokan atlet Gowa baik yang di Sinjai maupun di Bulukumba,” kata Abd Haris.
Diakuinya, hingga hari ketujuh Porprov belum ada atlet yang bermasalah kesehatannya secara serius. Kendati begitu, pihaknya tetap melakukan rutinitasnya melakukan cek up kondisi semua atlet Gowa baik sebelum maupun setelah bertanding.
”Informasi dari tim medis kami di sana, Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada kendala berarti yang dialami di lapangan. Baik penanganan atlet cidera di lokasi pertandingan maupun pemeriksaan kesehatan atlet di Posko masing-masing cabang olahraga (cabor). Semoga tidak ada atlet yang mengalami cidera dan membutuhkan penanganan serius. Tim kesehatan kami di sana tetap rutin melakukan cek kesehatan para atlet di antaranya pemberian vitamin untuk menjaga stamina atlet baik sebelum maupun setelah tanding,” papar Kadis Kesehatan sembari meminta setiap official cabor untuk segera menghubungi tim medis manakala ada atlet yang bermasalah kesehatannya agar bisa ditangani segera. (sar)
