SIDRAP, BKM — Bupati Sidrap Dollah Mando resmi membuka Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) ke-33 tingkat Kabupaten Sidrap di Lapangan Polewali Kecamatan Tellu Limpoe, Kamis (3/11). Pembukaan diawali devile peserta dari perwakilan 11 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Sidrap.
Sekretaris Panitia, Muhammad Idris Usman menyampaikan STQH ke-33 tingkat Kabupaten Sidrap mengusung tema Kita Wujudkan Generasi Qur’an Yang Sehat Dan Berkarakter Menuju Sidenreng Rappang Yang Religius.
Tahapan STQH berlangsung selama tiga hari, yang dimulai 4- 7 November 2022 , menggunakan empat tempat yakni Panggung utama di Lapangan Desa Polewali, Masjid Fajar Teteaji, Masjid Darul Abrar teteaji, Aula Mts. Al Barakah Teteaji. STQH ke 33 ini akan memperlombakan 5 kategori yang terbagi 11 golongan lomba.
”Kategori tersebut yakni Tilawah Anak Anak, Tilawah Dewasa, Hifdzil 1 juz dan tilawah, Hifdzil 5 juz dan tilawah, Hifdzil 10 juz, Hifdzil 20 juz, Hifdzil 30 juz, Hafalan 100 hadis dengan sanad, hafalan 500 hadis tanpa sanad,”ujarnya.
Panitia memperlombakan Shalawat untuk majelis taklim antarkecamatan, qasidah rebana untuk remaja masjid antara kecamatan.
Bupati Sidrap H Dollah Mando menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada penitia pelaksana dan seluruh masyarakat, atas terselenggaranya kegiatan ini, yang berjalan lancar dan aman.
“Kegiatan STQH dan MTQ telah menjadi kegiatan rutin yang diselenggarakan mulai dari tingkat kecamatan sampai nasional. STQH merupakan sarana untuk mewujudkan generasi yang mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an dan hadits serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan dunia untuk mencapai kebahagian hakiki di akhir kelak”,tuturnya.
Perlu menjadi perhatian bersama bahwa kehidupan ini harus berjalan seimbang antara kehidupan dunia dan akhirat, sehingga visi misi Pemkab yang tertuang dalam berbagai program kegiatan, yang tidak hanya untuk pembagunan fisik dan ekonomi semata. Diarahkan pada peningkatan kesehatan, pendidikan mental spiritual, dengan mengalokasikan anggaran yang sangat besar untuk bidang kesehatan dan pendidikan termasuk pembagunan masjid dan kegiatan yang kita lalukan saat ini.
“Salah satu program yang dilaksanankan adalah pembagunan pondok tahfidz Qur’an di Masjid Nona Nonae Kecamatan Watang Pulu, serta berupaya bersinegri dengan program Pemprov Sulsel yaitu satu desa satu hafidz Al-Qur’an,”tandasnya (ady/C)
