MAKALE, BKM — Duka mendalam dirasakan jajaran Polres Tana Toraja pasca Bripka Rayhan Maulana meregang nyawa akibat laka lantas saat sedang menjalankan saat mengamankan obyek vital di PT Malea Hydromigro, Makale Selatan.
Kapolres Tana Toraja, AKBP Juara Sulalahi didampingi Kasat Reskrim AKP Ahmad, dan Kasat Intel AKP Marthen Ma’na, merasa kehilangan personel Samapta yang meninggal dunia, Minggu (6/11). AKBP Juara melayat ke rumah duka di Maros dan menyampaikan duka cita kedua orang tua almarhum dan keluarganya.
Bripda Rayhan dimakamkan, Minggu (6/11) dengan upacara kepolisian tembakan salvo Polres Maros jenaza almarhum kembali kepangkuan Ibu Pertiwi, juga sebagai penghormatan terakhir pengabdian almarhum Rayhan di institusi Polri.
Dengan nada terbata-bata, AKBP Juara mengucapkan sangat kehilangan dan duka mendalam, semoga arwah almarhum diterima di sisi Allah SWT, segala amal ibadahnya diterima, dan seluruh pengabdiannya bernilai ibadah, beliau khusunul khotimah.
Sebelumnya, Sabtu (5/11) sekitar pukul 09.05 wita, alm Bripda AM. Rayhan Maulana mengalami kecelakaan gunakan kendaraan dinas bertabrakan truk DN 9212 AI dikemudikan Paulus Lepong (33), warga Ratte Buttu, Bonggakaradeng, bermuatan semen.
Peristiwa tersebut merenggut nyawa Bripda Rayhan dan meninggal ditempat karena mengalami luka terbuka bagian kepala, lecet pinggang kiri, lecet punggung kanan, dan lecet paha sebelah kiri. Korban dilarikan ke RSUD Lakipadada untuk divisum, kemudian diupacarakan di Mapolres Tana Toraja dipimpin Wakapolres Kompol Yulius P. Losong, kemudian jenazah Rayhan diserahkan kepada keluarganya di Kabupaten Maros. (gus/C)

