WAJO, BKM — Bupati Wajo, Amran Mahmud menyampaikan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) berfungsi sebagai wadah penghimpun potensi para haji untuk menyerap maupun menyalurkan aspirasi umat. Hal ini sebagai upaya menyukseskan program pembangunan serta sebagai sarana mempererat ukhwah sesama umat.
“Wadah ini harus terprogram dan tersistem untuk bagaimana membuat perencanaan yang sistematis yang bermanfaat langsung kepada para alumni-alumni haji maupun yang baru mau berangkat beribadah,” ujar Amran usai membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Kantor Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Wajo, Selasa, (8/11).
Amran berharap pertemuan ini bukan hanya seremonial, tetapi bisa dirasakan manfaatnya masyarakat. Apalagi, menurutnya, animo masyarakat untuk beribadah haji dan umrah cukup tinggi. Terbukti dengan banyaknya daftar tunggu calon jemaah haji (CJH).
“Tugas kita juga membantu dalam memperlancar pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji kita,” jelas Amran.
Amran juga meminta agar dalam program kerja IPHI disertakan program-program yang bisa memberdayakan ekonomi warga Wajo.
“Kita juga mengharapkan IPHI kecamatan segera konsolidasi dan membentuk IPHI tingkat desa dan kelurahan,” harapnya.
Panitia pelaksana, Mansurdin Aras, menjelaskan tujuan dari Rakerda dalam rangka konsolidasi pengurus serta membahas program kerja PD IPHI dan MTP IPHI. Untuk menambah pemahaman dan wawasan pengurus IPHI terkait penyelenggaraan haji dan umrah. (ono/C)
