MAKASSAR, BKM– Pelaksanaan lelang jabatan untuk kepala sekolah di Makassar mendapat tanggapan serius dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar.
Anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan DPRD Makassar Hamzah Hamid mengatakan, lelang jabatan kepsek di jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama (SMP) perlu memilih kepsek yang punya segudang inovasi baru. Sehingga ketika memimpin suatu sekolah bisa menunjukkan daya saing dengan lainnya.
“Kepsek inikan nantinya jadi seorang pimpinan, makanya perlu kepsek yang banyak inovasi, utamanya dalam proses pembelajaran. Sebab proses pembelajaran sangat menentukan kualitas pendidikan secara keseluruhan, dan kepsek harus punya kompetensi itu,” ungkapnya di gedung DPRD Makassar, Rabu (9/11).
Selain itu, legislator Fraksi PAN DPRD Makassar ini menjelaskan, dalam proses lelang jabatan tersebut, kepsek harus memiliki program-program pendidikan yang akan dilakukan ketika memimpin.
“Apa dilakukan kepsek nanti, dan apa inovasi mereka ke depan itu yang saya kira penting kita tahu. Semua kepsek sekolah pengerak SD dan SMP yang mendapat pengakuan dari kementerian pendidikan agar jangan diganti kepseknya,” jelasnya.
Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Makassar Irmawati Sila mengingatkan dinas pendidikan agar tetap profesional dalam proses lelang kepsek, serta melakukan pemilihan tanpa adanya intervensi. Sehingga kualitas pendidikan di kota Makassar tidak akan diragukan lagi.
“Kita selalu berpikir bahwa ujung-ujungnya ada oknum yang terlibat dalam lelang ini. Tapi kita minta bagaimana bejalan profesional tanpa adanya intervensi. Hal ini perlu diperhatikan dinas pendidikan selaku leading sektor,” tegasnya.
Selain itu, dewan akan melakukan evaluasi dalam lelang tersebut jika kepsek tidak punya kompotensi. (ita)
