MAKALE, BKM — Bupati Tana Theofilus Allorerung menegaskan APBD Tator pada tahun 2023 mendatang akan fokus pada pemulihan ekonomi. Saat ini total Rp 1.147 533.420.000, APBD Tana Toraja tahun anggaran 2023 turun Rp 23.137.929.000 atau 1,98 persen dari APBD- P 2022 sebesar Rp 1.208.056.879.425.
Pada sidang paripurna penetapan APBD, Selasa (15/11) Theo menegaskan pemulihan eknomi menjadi hal utama saat ini. Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat.
Dijelaskan Theo, APBD Tana Toraja Toraja tahun 2023 terjadi penurunan akibat situasi global yang belum stabil dan berdampak pada kenaikan harga BBM dan harga kebutuhan pangan sehingga memengaruhi penurunan dana transfer dari pusat.
”Saya menaruh harapan besar seluruh jajaran OPD pelaksana teknis lapangan program kegiatan, tetap mengacu pada regulasi pengelolaan keuangan dengan tidak mengesampingkan asas manfaat program kegiatan tersebut,” jelasnya.
Jajaran legislatif kiranya terus mengontrol, mengawasi pelaksanaan kegiatan sehingga hasil dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Ini tentu menjadi perhatian kita bersama sebab dari sekian banyak program, APBD Tana Toraja tahun anggaran 2023 masih fokus pada pemulihan ekonomi mendorong masyarakat lebih sejahtera.
Paripurna penetapan APBD, enam fraksi di DPRD melalui juru bicaranya menyampaikan pendapat akhir menerima dan menyetujui APBD 2023 untuk ditetapkan sebagai Perda. (gus/C)
