MAKALE, BKM — Wanita paruh baya, Lusia Biri (72) hidup serba keterbatasan dan sedang menderita sakit keras di rumahnya Dusun Kalembang, RT Rampunan, Lingkungan Luak, Kelurahan Bungin, Makale Utara, Tana Toraja, Senin (14/11).
Dia hidup seorang diri bertahan hidup tanpa siapapun. Matanya sudah rabun dan hanya mengandalkan bantuan tetangga dan handai tolan menyambung hidup.
Lusia Biri terpaksa digendong Bhabinkantibmas Polsek Makale, Bripka Rio Novrianto dari rumahnya ke mobil ambulance untuk menjalani perawatan di RS Sinar Kasih, atas rekomendasi Owner Yayasan Sinar Kasih, Erni Yetti Riman.
Rio Novrianto ditemani bidan desa Mery Mangampa, mengevakuasi Lusia melewati jalan semak belukar menuju Ambulance.
Kapolsek Makale, AKP Partinus Pararuk, kepada BKM membenarkan kejadian tersebut. Martinus tidak menimpali pasca terima laporan warga Bhabinkantibmas gerak cepat koordinasi bidan desa membawa Lusia ke rumah sakit.
”Luar biasa partisipasi masyarakat beri perhatian Ne’ Lusia Biri serba kekurangan informasikan ke petugas kepolisian dan tenaga medis kondisi dialami,” jelasnya.
Diakui Martinus, Ne’ Lusia sudah lama hidup sendirian. Bhabinkantibmas dan bidan desa mendatangi beliau dikediamannya sedang sakit terbujur lemas, merekapun bertinda cepat dan mengambil langkah terukur, gendong Lusia sudah lemas kurang lebih 100 meter dari rumah hingga ke mobil ambulance. (gus/C)

