MAKASSAR, BKM–Sejumlah warga asal Kabupaten Takalar mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Rabu (16/11).
Kedatangan warga yang juga didominasi sejumlah calon kepala desa menggunakan puluhan kendaraan roda dua dan roda empat ini terkait dengan pelaksanaan pemilihan kepala desa.
Warga datang untuk menyampaikan aspirasi sekaitan dengan syarat dan ketentuan untuk ikut menjadi calon kepala desa.
Untuk itu, DPRD Sulsel bakal menulusuri izin guru SMA yang menjadi calon kepala desa di Kabupaten Takalar.
Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Muhammad Irfan AB sangat mengapresiasi masukan dari masyarakat Takalar yang menemukan bakal calon kepala desa lolos sebagai calon kepala desa yang masih aktif sebagai guru SMA.
“Adanya guru SMA yang mendaftar, ini informasi baik kepada kami dan ini harus kami telusuri apakah dia memiliki izin atau tidak,”ucap Irfan AB.
Tak hanya itu, Irfan AB yang juga legislator PAN Sulsel ini akan melakukan komunikasi langsung dengan kepala dinas Pendidikan Provinsi yang menaungi SMA. Karena seorang guru pastinya memiliki jam kerja cukup berat, apalagi sudah terpilih menjadi kepala desa.
“Permasalahan ini harus cepat selesai sebelum kisruh ini menyebar luas,”harapnya.
Hal sama disampaikan legislator Golkar Sulsel Fachruddin Rangga. Menurutnya, jika ada ASN apalagi seorang guru aktif dibawa naungan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, maka harus ada langkah tegas kalau guru itu perlu mendapatkan izin. (rif)
