Site icon Berita Kota Makassar

Pedagang Siap Bongkar Lapaknya Sendiri

MAKASSAR, BKM– Sebanyak 600 pedagang Pasar Terong yang mengadu terkait rencana pembongkaran lapak ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar akhirnya ditindaklanjuti dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Pemerintah Kota Makassar.

Ketua Asosiasi Persaudaraan Pedagang Pasar Terong (Sadar) Se’en Daeng Masalle mengatakan, pihaknya bersama pedagang Pasar Terong yang ada di Jalan Sawi hanya meminta solusi dan dukungan ke dewan agar mata pencarian pedagang tidak hilang. Alhasil, dewan akhirnya menggelar RDP bersama pihak pemkot.
“Setelah kami meminta bantuan para anggota dewan dan pengelola pasar kami bersedia membersihkan lapak kami selama tiga hari sampai pengerjaan jalanan itu selesai. Karena kami ada 600 lapak yang rutin membayar tempat disitu,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Makassar Erik Horas mengaku, sudah berdiskusi dengan para pedagang dan pengelola PD Pasar dan Dinas Pekerjaan Umum untuk lapak pedagang Pasar Terong yang berada di Jalan Sawi untuk dibongkar dulu selama ada perbaikan jalanan.
“Inikan untuk masyarakat juga yang melakukan aktivitas disana, bagaimana kalau jalanannya rusak. Untuk itu, para pedagang disana kita minta bersepakat untuk membongkar sendiri lapaknya selama tiga hari agar dilakukan perbaikan. Ini hanya seminggu saja,” jelasnya dikonfirmasi, Kamis (17/11).
Begitupun yang dikatakan anggota Komisi B DPRD Makassar Muchlis Misbah menjelaskan, sudah ada solusi diberikan kepada para pedangan terhadap aduannya tersebut. Sehingga tidak ada pembokaran paksa ataupun relokasi pedagang Pasar Terong.
“Kita sudah luruskan itu, jadi sementara diminta bongkar dulu untuk perbaikan jalan yang dilakukan PU, nanti bisa kemabli. Tapi yang di ultimatum untuk tidak ada penambahan atau ada konflik dikemudian hari,” bebernya.
Selain itu, legislator Fraksi Hanura DPRD Makassar ini menambahkan dalam evaluasi ke depan PD Pasar Makassar Raya juga akan dimintai progres kinerja. Sebab laporan pedagang, pendapatan dari Perumda Pasar mencapai Rp144 juta per hari, diambil dari retribusi dari pedagang yang berjualan. (ita)

Exit mobile version