PAREPARE, BKM — Warga area Pelabuhan Cappa Ujung Rt.02/ Rw.09 Kelurahan Ujung Sabbang Kecamatan Ujung Kota Parepare dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki lanjut usia tanpa keluarga.
Alamarhum diketahui bernama Sappe (60) pertama kali ditemukan pekerja pelabuhan pada pagi hari sudah terbujur kaku depan Sanggar Pramuka Saka Bahari area Pelabuhan Cappa Ujung Parepare, Kamis (17/11) pagi.
Ketua Rw.09 Kelurahan Ujung Sabbang Taufan Talib mengatakan sehari sebelumnya almarhum masih jalan mondar mandir sekitar RW.02 tempat ia tinggal di area Pelindo Namun dia memiliki riwayat penyakit dan beberapa hari lalu bersama lurah mengantar korban ke RS. Tapi karena tidak ada keluarganya yang menjagaanya di RS akhirnya hanya dilakjukan rawat jalan.
Sementara warga setempat, Tati mengaku Sappe diketgahui memiliki riwayat penyakit paru-paru dan batuk-batuk. “Sempat diberikan makan obat dengan posisi duduk tapi tubuhnya itu sudah gemetaran semua,” ujar Tati di lokasi kejadian.
Dia sempat keluar dan kembali bertemu dengan Lurah Ujung Sabbang Fattahuddin yang mengajaknya untuk memberikan makan ke Sappe sebelum meninggal dunia.
Saya sempat tadi keluar, setelah kembali bertemu dengan Pak Fattahuddin memanggil saya untuk memberikan makan ke Sappe
“Saya bilang ke pak Lurah sudah diberi obat dan makanan dengan posisi duduk. Setelah itu Pak Fattahuddin tetap ingin membawakan makanan, saya menemaninya untuk berikan makanan namun posisinya sudah baring,” jelasnya.
Tati juga mengutarakan, kaki Sappe ini sudah lama mengalami bengkak, dan diperparah dengan penyakit paru-paru serta batuk yang berkepanjangan dideritanya.
Sementara Lurah Ujung Sabbang, A Fattahuddin mengatakan, pihaknya telah mengunjungi korban namun kondisinya sudah lemas atas laporan yang masuk dari warga sekitar.
“Kemarin itu kami kunjungi beliau karena sudah lemas atas penyampaian warga. Kami mencari identitasnya, tidak menemukan dan apalagi sudah setahun lebih disini tinggal,” jelasnya.
Sementara, Kapolsek KPN Polres Parepare, Iptu Sukri Abdullah mengatakan, Sappe diketahui sudah lama bermukim di sekitar area Pelabuhan Cappa Ujung.
“Kemarin personel kami, kelurahan dan Call Centre melakukan perawatan,” jelasnya.
Sukri Abdullah menambahkan, Sappe sudah meninggal dunia sekira lewat pukul 08.00 Wita.
“Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) ini tinggal sebatang kara dan menurut informasi warga sekitar tidak memiliki keluarga dan juga tanda-tanda kekerasan pada yang bersangkutan tidak ada,” katanya.
Pihaknya juga mengatakan telah dipantau pihak pemerintahan kelurahan hingga pihak Polsek KPN dan Bhabinkamtibmas.
“Saat ini tindakan yang dilakukan jenazah beliau telah dibawa ke rumah sakit Type B dan setelah melakukan pemeriksaan akan dikebumikan oleh Dinas Sosial,” pungkasnya. (mupC)

