Site icon Berita Kota Makassar

Dua Pemuda Diserang OTK Pakai Panah di Depan Pintu I UIN

GOWA, BKM — Lagi dan lagi terjadi penyerangan menggunakan anak anak panah bes dengan pelontar ketapel. Kejadiannya pada Kamis (24/11) pukul 00.30 Wita di depan pintu satu kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin di Samata, Kelurahan Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Penyerangan ini dilakukan orang tak dikenal (OTK) berkendara motor tepat dekat sebuah warkop depan pintu masuk kampus tersebut. Akibat kejadian ini, dua pemuda terluka masing-masing TI (22) asal Desa Belapungranga, Kecamatan Parangloe dan satu lainya adalah AN (21), beralamat di Balang-balang, Kelurahan Borongloe, Kecamatan Bontomarannu.

Sesaat usai diserang, dua pemuda itu mengalami luka pada bagian betisnya. Mereka langsung dilarikan ke RSUD Syekh Yusuf untuk mendapatkan pertolongan medis. Warga sekitar warung pun sempat berteriak karena kaget ada penyerang pakai busur secara tiba-tiba.

Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, mengatakan pelaku yang menyerang itu kurang lebih berjumlah 10 orang. Mereka mengendarai tujuh sepeda motor.

Saat dekat di lokasi, kata saksi tersebut, beberapa dari penyerang langsung melepaskan anak panah ke arah kerumunan orang yang tengah menyaksikan pertandingan Piala Dunia di warkop yang terletak di depan pintu satu kampus.

“Tiba-tibaki datang itu gerombolan dari arah bundaran Samata. Kemudian langsung singgah di depan warkop kasih terbang anak panahnya, baru putar balik. Kemudian turun lagi busurki kerumunan di sana,” ungkap saksi mata.

Tidak satu pun warga yang tahu apa motif dari penyerangan ini. Yang jelas, akibat serangan itu satu orang pemuda terkena busur dari dua pemuda berboncengan yang ada di warkop tersebut.

Kasi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadhlyh membenarkan kejadian tersebut. Namun hingga saat ini belum diketahui siapa pelaku pembusuran dan masih dalam proses lidik pihak kepolisian.

“Untuk kejadian depan UIN, betul telah terjadi tindak pidana kekerasan yang mengakibatkan dua orang mengalami luka terkena anak panah. Kejadiannya pada Kamis (24/11) dinihari pukul 00.30 Wita. Kronologinya, korban sementara mengendarai roda dua berboncengan. Tiba-tiba pelaku datang dari arah belakang korban dan langsung menyerang, lalu kemudian kabur. Kedua korban dibawa ke RSUD Syekh Yusuf untuk mendapatkan pertolongan medis. Identitas pelaku dan motifnya sementara dalam lidik,” terang AKP Hasan.

Terpisah, Kasat Sabhara Polres Gowa AKP Wahyu kepada BKM juga membenarkan kejadian tersebut terjadi jelang dinihari. Terkait kasus-kasus penyerangan seperti ini, kata AKP Wahyu, pihaknya tetap intens melakukan patroli. Bukan hanya pada malam hari, tapi juga pagi dan siang hari.

“Kasus tersebut sudah ditangani Polsek Somba Opu. Kalau langkah kami Sat Samapta, kita tetap melakukan patroli semaksimal mungkin. Bahkan kita dibantu dari TNI dan Satpol PP. Tiap malam kita melakukan razia tempat-tempat tertentu. Termasuk mengawasi kelompok-kelompok remaja yang berkumpul pada jam-jam tidak wajar,” papar AKP Wahyu. (sar)

Exit mobile version