SOPPENG, BKM–Sebagai wujud kesungguhan upaya persiapan jelang berlangsungnya tahapan Pemilu Tahun 2024, maka Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Soppeng terus melakukan konsolidasi, evaluasi dan penguatan kapasitas seluruh jajaran pengawasan yang ada secara intensif.
Seperti halnya dilakukan Bawaslu Soppeng di Hotel Grend Souta Jalan tujuh wali wali Kelurahan Lalabatarilau Kecamatan Lalabatarilau, Rabu (23/11).
Bawaslu Kabupaten Soppeng kembali menggelar kegiatan fasilitasi pengawasan tahapan penyelenggaraan Pemilu.
Komisioner Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Saifu Jihad mengatakan maraknya media di tengah- tengah masyarakat semakin menambah mitra kerja penyelenggara pemilihan umum, sepanjang koordinasi dan komunkasi yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu, peserta pemilu dan insan pers terjalin baik.
“Media online bisa menjadi bagian dari instrumen sosialisasi penyelenggara pemilu, termasuk upaya- upaya pencegahan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Bawaslu,”ujar Saiful Jihad.
Saiful Jihad mengungkapkan teman teman Panwaslu Kecamatan bisa berkreasi menggunakan media sosial untuk mencegah terjadinya pelanggaran, baik itu IG, Facebook Twitter dan lainnya.
“Potensi pelanggaran pada setiap pelaksanaan pemilu pasti ada, sehingga perlu upaya- upaya pencegahan agar pelaksanaan pemilu dapat berjalan sesuai peraturan dan regulasi yang ada salah satunya itu gunakan medsos untuk pencegahan”ajak Saiful.
Bawaslu berharap melalui kegiatan ini bisa merancang strategi pencegahan pelanggaran yang berkaitan pelaksanaan kampanye di media cetak maupun media elektronik, pencegahan pelanggaran pemilu di media sosial (medsos) “Polanya setiap instrument pengawas membuat kesepakatan setiap hari pada jam tertentu untuk membuka medsos dan setiap individu yang terlibat menjadi pengawas pemilu juga membutkan sebanyak- banyaknya akun medsos,” tutup Saiful Jihad (rif)

