MAKALE, BKM –Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI atau senator Lily Amelia Salurapa, hadir dikampung halamannya dalam rangkaian kongres ke-38 GMKI.
Lily Amelia yang juga merupakan warga Nanggala Kabupaten Toraja Utara ini bahkan didapuk sebagai salah seorang nara sumber pada webiner Women Empowerment For Greater Toraja Developmen, di Kampus UKI Toraja, Kamis (24/11).
Lily mengupas tuntas soal perempuan yang tidak kalah dengan pria dalam memajukan pariwisata menyambut rangkaian Toraja And Beyond Touris Festival.
Sebelum meninggalkan Toraja, Lily Amelia juga meluangkan waktunya untuk kongko-kongko bersama awak media di Royal Cafe Makale. Lily didampingi staf khusus Frans Lading juga sekaligus untuk menyerap aspirasi guna mendukung program Toraya Mala’bi, sebab Tana Toraja menjadi wilayah yang strategis sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan karena pariwisatanya, adat budaya, serta keindahan panorama alam, termasuk komoditi kopi Toraja.
Lily Amelia mengakui bila dirinya bersama tiga senator asal Sulsel yakni Tamsil Linrung, Andi Muh Iksan, dan Ajiep Padindang, hadir di Senayan mewakili beberapa etnis di Sulsel dan Sulbar.
Menurutnya, kinerja para senator Sulsel tidak mengecewakan sebab sudah banyak program diperjuangkan di Pusat melalui Kementrian. Dan teranyar pembangunan 32 BTS di Toraja. “Kami bekerja untuk Indonesia. Kita bersyukur senator Sulsel dari Toraja merupakan satu-satunya perwakilan gender. Demi Sulsel maju dan berkembang, khusunya Toraja berubah kami terbuka terima masukan dan aspirasi berjuang sekuat tenaga di parlemen,”ujar Lily.
Ditambahkan bila senator Sulsel tidak kalah dari senator daerah lain di Tanah Air, karena terus beriringan bergerak bersama sesuai fungsi komite alat kelengkapan DPD.
Lily Amelia juga tidak menampik satu-satunya kabupaten di Sulsel belum pernah dilakukan kunjungan dapil (Kundapil) adalah Kabupaten Selayar. Saya berharap jika Tuhan berkenan segera melakukan Kundapil, dan komunikasi dengan Bupatinya sudah berjalan baik, tinggal kapan timing yang tepat turun lapangan ke Selayar.
Tak hanya itu, kehadirannya di Senayan memberikan warna tersendiri dalam proses pengambilan kebijakan. Keterwakilan perempuan memang penting didengarkan, sebab berjuang dibidang strategis aktivis perempuan. Namun perjuangan gender tetap fokus dan detail bekerja hingga tuntas karena kuat komitmennya.
Perempuan harus mandiri topang ekonomi dan pendidikan keluarga. Terus melakukan pendekatan dan sosialisasi KDRT, perlindungan perempuan dan anak.
“Tentu menjadi suatu kehormatan masyarakat Sulsel dan Toraja khususnya telah memberikan amanah kepada saya mewakili perempuan menjadi senator. Kami senator tetap bekerja dan berjuang demi kemaslahatan masyarakat lebih baik,” pungkas Lily Amelia (gus/rif/c).

