pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pansus Ranperda Perseroda Kunker ke Jawa Barat

MAKASSAR, BKM–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan yang tergabung dalam panitia khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pendirian Perseroan Terbatas Sulsel Andalan Energi (Perseroda) melakukan kunjungan kerja ke PT Migas Utama Jawa Barat, Senin (5/12).
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pansus Andi Irwandi Natsir, beserta anggota seperti Selle KS Dalle, H. Muhammad Sarif, serta Tim Ahli/Kelompok Pakar DPRD Sulsel, H. Tadjuddin Rachman.
Turut hadir perwakilan dari Pemprov Sulsel, H. Abd. Milik Faisal selaku Staf Ahli Gubernur dan Abd. Azis dari Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Sulsel.

Menurut Andi Irwandi Natsir, kunjungan kerja yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 2 PT. Migas Utama Jabar ini diterima langsung Dino W. Wardhana selaku Analis Kebijakan Ahli Madya Biro BUMD, Investasi dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Jawa Barat didampingi Muhammad Sani selaku Sekretaris Perusahaan PT. MUJ dan Ridwan selalu Kepala Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan beserta staf yang mendampingi. 
“Kunjungan kerja yang dilaksanakan untuk mendapatkan sharing dan masukan terhadap pembahasan rancangan Perda tentang Pendirian Perseroan Terbatas Sulsel Andalan Energi (Perseroda),”ujar legislator PAN Sulsel ini.

Di awal pertemuan, Andi Irwandi menyampaikan bahwa kunjungan kerja kali ini merupakan arahan Kemendagri bahwa di Provinsi Jawa Barat menjadi pioner di Indonesia terkait dengan Participating Interest Perseroda di bidang energi yang kabarnya sudah menjadi perusahaan holding, yang awalnya hanya mengurus energi di sektor hulu dan sekarang sudah menambah sampai ke sektor hilir.
Dino Wardhana juga menyambut baik dan menyampaikan bahwa PT Migas Utama Jabar ini merupakan salah satu BUMD dengan memberikan tambahan PAD kepada Pemda dan membukukan 179,2 milyar di Tahun 2021. “Untuk Tahun 2022 ini, deviden kami tercatat sudah melebihi angka 200 milyar,”ujar Dido Wardhana.
Menurutnya, tujuan pendirian BUMD adalah untuk memberikan deviden kepada pemegang saham yang dalam hal ini adalah Pemprov. Selain memberikan PAD kepada daerah, BUMD juga dituntut untuk memberikan dampak yang baik kepada masyarakat.

Ridwan selaku Kepala Divisi TSL menjelaskan bahwa BUMD tidak hanya sekedar benefit, tetapi ada tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Salah satunya kemarin dipercayakan oleh Pemprov Jabar untuk menyediakan dan menyalurkan tabung oksigen di rumah sakit di Jabar terkait dengan banyaknya pasien yang terdampak Covid-19, serta beberapa kegiatan kemanusiaan yang lain.

Di akhir pertemuan, Pansus berharap dengan adanya kunjungan kerja ke PT Migas Utama Jabar bisa menambah khazanah dan wawasan berpikir di dalam pembahasan ranperda yang sementara dilakukan pembahasan di tahapan Pansus. Ada banyak materi muatan yang kita dapatkan di sini dan kita berharap ketika menjadi perda nantinya bisa memberikan memberikan PAD yang signifikan kepada daerah dan memberikan manfaat kepada masyarakat Sulsel. (rif)




×


Pansus Ranperda Perseroda Kunker ke Jawa Barat

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link