GOWA, BKM — Ratusan prajurit Divisi Infanteri (Divif) 3 Kostrad Pakkatto menyambut kedatangan Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 3 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Novi Helmy Prasetya di Markas Komando Divif 3 Kostrad Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Rabu siang (7/12).
Pangdivif 3 Kostrad yang baru ini memasuki kantor baru di Kostrad Pakkatto setelah melakukan serahterima jabatan (Sertijab) dengan pejabat lama, Mayjen TNI Dwi Darmadi yang kini mendapatkan jabatan baru di Mabes AD Jakarta sebagai Pa Sahli Tk.III Kasad Bid Sosbudkum HAM dan Narkoba pada Senin lalu (5/12). Brigjen TNI Novi Helmy sendiri sebelumnya menjabat sebagai Kaskogartap I di Makostrad Jakarta.
Didampingi istrinya, Quratul Ain, Pangdivif 3 melakukan rangkaian tradisi penyambutan khas yang dilakukan para prajurit diawali penghormatan pedang dan pria lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1993 ini juga mencium Pataka Divif 3 Kostrad sebagai Pataka kebesaran satuan. Prosesi penyambutan tersebut dipimpin langsung Kepala Staf Divisi Infanteri 3 Kostrad, Brigjen TNI Susilo.
Kepala Staf Divisi Infanteri 3 Kostrad, Brigjen TNI Susilo, mengatakan, prosesi penyambutan ini merupakan tradisi satuan yang sudah mengakar pada sendi-sendi prajurit Divif 3 Kostrad dengan suasana penuh sukacita para prajurit.
Brigjen TNI Novi Helmy yang merupakan seorang jenderal angkatan darat dan sebagai Pangdivif 3 Kostrad yang kelima ini juga pernah menjabat di Satuan Elit Kopassus dan Paspampres ini juga melakukan penandatangan buku Korps Raport Masuk Satuan.
Pangdivif 3 Kostrad Brigjen TNI Novi Helmy mengatakan salut dan bangga atas tradisi penyambutan warga baru yang dilakukan para prajurit Divif 3 Kostrad. Menurut Pangdivif dirinya sangat senang bertugas di Gowa. Apalagi baru pertamakali bertugas di Kabupaten Gowa ini.
”Sebagai Panglima Divisi 3, tentunya saya harus ada peningkatan. Dan untuk program ke depan tentunya kita berkiblatnya kepada program dari Pangkostrad. Kita juga harus berkreasi dan berinovasi untuk kemajuan Kostrad Divisi 3 ini dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, kepolisian dan satuan-satuan yang ada di wilayah timur ini,” kata Brigjen TNI Novi Helmy. (sar)

