Site icon Berita Kota Makassar

22 Desember, Pemkot Gelar Job Fit Pejabat Eselon II

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar berencana menggelar job fit pada Kamis, 22 Desember mendatang. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar Andi Siswanta Attas, menerangkan Wali Kota Mohammad Ramdhan Pomanto sudah menginstruksikan ke pihaknya agar menggelar job fit setelah dirinya berada di Makassar usai melakukan kunjungan kerja ke luar daerah.
“Pak Wali berada di Makassar 17 Desember. Nah, setelah Pak Wali ada di Makassar, job fit baru akan digelar. Itu sesuai instruksi beliau,” ungkap Wanta, kemarin.
Ia menjelaskan, job fit ini dikhususkan untuk seluruh pejabat eselon II lingkup Pemkot Makassar. Namun tidak semua pejabat eselon II yang bisa mengikuti lelang jabatan ini.

“Seperti saya dan Ibu Ira (Sittiara) tidak bisami ikut karena tanggal 31 Desember mendatang sudah masuk masa purnabakti,” kata Wanta.
Selain itu, lanjut dia, ada tiga pejabat eselon II yang juga tidak ikut job fit karena masa tugasnya belum cukup setahun pascadilantik. Mereka adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) M Hatim, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Chairil, dan Inspektur Andi Asma Zulistia Ekayanti.
Selain itu, lanjut Wanta, ada dua posisi yang saat ini lowong dan diisi pelaksana tugas. Yakni jabatan kepala Dinas Perhubungan dan kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Dia mengatakan, belum tentu jabatan yang lowong saat ini bakal dilelang. Itu tergantung kebijakan wali kota. Bisa saja wali kota menginstruksikan untuk mengisi jabatan yang lowong saat ini dengan pejabat berdasarkan hasil job fit.
”Nanti setelah pergeseran-pergeseran, ada tersisa jabatan yang masih lowong, itu yang akan dilelang,” jelasnya.
Khusus untuk posisi BKPSDM yang tidak lama lagi bakal ditinggalkannya, Wanta berharap pejabat yang menduduki posisi tersebut bisa lebih baik lagi dibanding dirinya. Dalam melihat persoalan, apalagi terkait persoalan ASN, lebih bijak mengambil keputusan.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengemukakan akan melakukan mutasi besar-besaran pejabat eselon II awal tahun 2023 mendatang. Danny sementara memikirkan lokasi tempat para pejabat itu nantinya akan dilantik pada posisi barunya.
Seperti diketahui, orang nomor satu Makassar kerap melantik pejabatnya di lokasi-lokasi yang unik. Seperti di TPA Tamangapa. Pernah juga di Pelataran Pantai Losari, Lapangan Karebosi. Bahkan pada saat puncak-puncaknya covid di Makassar, Danny melantik pejabat di Pelabuhan Soekarno Hatta. Saat itu kapal Pelni dijadikan tempat isolasi mandiri.

Dia mengatakan, akan banyak pejabat yang bergeser dari posisinya saat ini. Bahkan ada kemungkinan yang dinonjobkan.
Sejumlah indikator akan menjadi acuannya dalam melakukan mutasi. Salah satunya ada terkait kinerja dan realisasi belanja yang bisa dilaksanakan tahun 2022 ini. “Pokoknya banyaklah yang akan bergeser,” kata Danny.
Selain eselon II, Danny juga akan melakukan mutasi di jajaran camat dan lurah. (rhm)

Exit mobile version