MALILI, BKM — Bupati Luwu Timur, H. Budiman didampingi unsur Forkopimda dan Sekkab Lutim memimpin Rapat High Level Meeting dirangkai pencanangan Modeling Desa Tangguh Inflasi di Kantor Desa Wanasari, Kecamatan Angkona, Jumat (16/12).
High Level Meeting digelar dalam rangka meningkatkan peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Luwu Timur, guna menentukan langkah-lagkah koordinasi dengan stakeholder terkait dalam merumuskan strategi pengendalian inflasi daerah khususnya menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2023.
Dalam rapat ini terungkap Inflasi Luwu Timur Bulan November 2022 sebesar 5,43 persen, mengalami penurunan dari Bulan Oktober 2022 sebesar 5,86 persen.
Bupati melakukan diskusi dengan para kepala OPD lingkup Pemkab Lutim terhadap pokok-pokok pikiran terkait Rakor High Level Meeting realisasi penyaluran bantuan dampak inflasi dan ketersediaan pangan TPID.
Di forum ini juga terungkap bahwa bahan-bahan pokok jelang Perayaan Natal Tahun 2022 dan Tahun Baru 2023 semua stoknya ada dan aman terkendali.
“Meski cukup aman, tapi tetap kita waspada. Saya berharap setiap hari senin ada rapat koordinasi terkait penanganan inflasi,” pinta Budiman.
“Teman-teman saya kepala OPD, kita ini motor utama penggerak di daerah, jadi kuasai tugas-tugas pokok kita, jangan asal menerima saja program tapi tidak berdampak ke masyarakat,” harap Bupati.
Budiman mempersilahkan Kajari Luwu Timur, Muh. Zubair, Wakapolres Lutim, Kompol Syamsul, dan Perwira Penghubung, Bachtiar, Kepala BPS Lutim, untuk memberikan informasi dan arahan sehingga inflasi bisa kita tekan secara bersama-sama di Kabupaten Luwu Timur. (rls)
