Site icon Berita Kota Makassar

300 Guru di Maros Ikuti Coaching Clinic Pendaftaran CGP

MAROS, BKM — Sebanyak 300 guru dari jenjang TK-PAUD, SD, dan SMP mengikuti coaching clinic sehari yang diselengarakan Pengurus Musyawah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Sulawesi Selatan. Kegiatan coaching clinic dibuka kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maros dihadiri seluruh pengawas SMP se-Kabupaten Maros yang berlangsung di Gedung Baruga A kompleks kantor bupati Maros, Jalan Jenderal Sudirman, Maros, akhir pekan kemarin.
Ketua pantia penyelengaran kegiatan, Misbahuddin yang dihubungi wartawan, mengatakan, kegiatan coaching clinic pendaftaran Calon Pengajar Praktik (CPP) dan Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 9. ”Kegiatan ini kami gelar dengan tujuan untuk memaksimalkan capaian peserta pendaftaran CPP dan CGP Angkatan 9 Tahun 2022 di Provinsi Sulawesi Selatan. Coaching clinic ini dimaksdukan agar teman-teman guru lebih memahami apa yang harus dilakukan agar bisa lolos masuk menjadi CGP atau CPP,” ujar Misbahuddin.

Mantan kepala SMP 14 Tanralili ini menambahkan, dari beberapa angkatan penerimaan CGP, khusus di Maros jumlah CGP yang lolos masuk angkanya sangat sedikit. ”Sehingga kami dari pengurus MKPS SMP bersepakat pada rapat MKPS di SMP 25 Cenrana untuk melalukan kegiatan Coacihing clinic guru guru kita agar nantinya mereka bisa bersaing dan lolos menjadi CGP dan CPP. Jika kegiatan Coaching Clinic ini berhasil maka kami yakin jumlah CGP dan CPP kita bisa bertambah banyak untuk angkatan 9 ini.

Paserta Coacihing Clinic yang dibagi dua sesi. Untuk sesi pertama rata rata guru dari tingkat SMP se Kabupaten Maros. Sedangkan untuk sesi kedua guru dari tingkat PAUD-TK dan SD se-Kabupaten Maros. Panitia membagi dua sesi peserta dengan harapan teman-teman guru lebih fokus belajar dari materi yang disajikan narasumber,” sebut Misbahuddin.

Dijelaskan Misbahuddin, kegiatan coaching clinic yang digelar sehari ini, bertujuan memberikan pembekalan kepada peserta agar bisa lolos masuk menjadi CGP dan CPP. ”Kami para pengurus MKPS hanya berusaha agar teman-teman guru bisa memanfaatkan kesempatan emas ini untuk mendafatarkan diri menjadi CGP dan CPP di Maros,” kata Misbahuddin.
Sementara itu Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros, Husair Tompo, pada acara tersebut berharap agar seluruh peserta yang ditunjuk setiap sekolah betul-betul memanfaatkan kesempatan belajar, agar nantinya bisa lulus menjadi calon guru penggerak.

”Jika masih ada yang belum dipahami dari materi yang diberikan, maka bertanyalah agar tidak kewalahan saat mendaftarkan diri menjadi calon guru penggerak (CPG),” ujar Kadis. (ari/c)

Exit mobile version