MAKASSAR, BKM — Dua orang lelaki masing-masing bernama Burhanuddin (42) dan Yacob Sambo (54), terpaksa dilumpuhkan Unit Resmob Polda Sulsel dengan timah panas. Pasalnya, keduanya mencoba mengelabui petugas saat digiring dalam pengembangan kasusnya. Mereka mencoba melarikan diri.
”Upaya persuasif kami lakukan dengan melepaskan tembakan ke udara untuk menghentikan langkahnya saat digiring dalam pengembangan penunjukan barang bukti yang dijarahnya. Namun keduanya tak menggubris. Dengan terpaksa kami menghentikan langkah kakinya dengan melesatkan timah panas. Barulah langkah kaki kedua pelaku spesialis pembobol kantor Pos tersebut terhenti, setelah tak berkutik keduanya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis,” jelas Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Dharma Negara, Minggu (25/12).
Perwira satu bunga melati di pundaknya ini melanjutkan, Unit Resmob Polda Sulsel sebelah menangkap keduanya menerima informasi dari Polres Kabupaten Sinjai dan Wajo, informasi tersebut menyebutkan bahwa kantor Pos di dua wilayah tersebut di bobol maling. Dari kejadian itu Kantor Pos mengalami kerugian senilai Rp30 juta dari barang elektronik yang belum dikirim raib.
”Kami usai menerima informasi tersebut dari Polres Sinjai dan Wajo, selanjutnya turun melakukan penyelidikan. Alhasil, keduanya teridentifikasi dan berhasil ditangkap di lokasi keberadaannya di Desa Sampoang, Kecamatan Kalukuang, Kota Mamuju, Sulawesi Barat. Dari hasil introgasi keduanya mengakui perbuatannya membobol dua titik kantor Pos lokasinya di Kabupaten Sinjai pada 4 November 2022 lalu kemudian Wajo, keduanya juga menyebutkan saat beraksi mereka lebih dulu merusak kamera CCTV di sembari masuk setelah merusak pintu kantor tersebut. Kini kedua pelaku diamankan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tandas Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Dharma Negara. (ish/c)

