Site icon Berita Kota Makassar

Pertama Gabung Sekolah Model Langsung Sambut Menteri

MAKASSAR, BKM.COM–Kecintaan remaja putri terhadap budaya daerah dan kampung halaman terus digaungkan. Salah satunya melalui dunia modeling. Fashion Icon Toraja 2022 menjadi bagian dari upaya tersebut.

NAMA lengkapnya Nadinda Ora Tambuku Paranduk. Akrab disapa Nadinda. Usianya kini 16 tahun, lahir di Makassar, 29 Mei 2006. Duduk di bangku SMA. Memiliki tinggi badan 160 sentimeter, diturunkan dari ibunya yang juga jangkung.
Selain modeling, Nadinda punya hobi menyanyi dan menari. Dari dunia model, sederet prestasi telah diukirnya. Di antaranya juara satu Fashion Icon Toraja 2022. Ia juga juara satu Ramayana Fashion Week.

. Juara satu Life Fest Cardinal 2022
. Penyandang juara dua Ana’ Dara Malebbi 2022
. Juara dua MA Queen Sulawesi Selatan 2022
. Juara dua Nuface Fashion Show
. Juara tiga Miss Pekan Raya Kota Makassar 2022
, serta juara tiga Icon Nona Fashion Week 2022.

Hadir menjadi tamu siniar untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar, Adinda mengaku memang ingin menjadi seorang artis sejak kecil. Tidak heran jika ia menyukai bidang entertaint dan juga seni, seperti menari dan akting. ”Kalau bisa semua saya lakoni, kenapa hanya satu,” begitu ungkapnya.

Apalagi, orang tua dan keluarga memberikan support dan dukungan penuh terhadap hobi yang dipilih Adinda. Walau begitu, ibunya sangat berharap Nadinda kelak bisa menjadi seorang dokter.
Sebagai awal terjun ke dunia model, Nadinda bergabung ke sebuah sekolah model. Alasannya, ia merasa belum punya bekal. Setelah berlatih, banyak perubahan yang dirasakan terjadi di dalam hidupnya. Ada banyak pelajaran dan hal baru diperolehnya.

Apalagi, di sekolah model tersebut tidak hanya belajar tentang cara berjalan di atas catwalk. Tapi juga dilatih make up, public speaking, dan hal-hal lain yang dibutuhkan untuk mendukung perjalanan karirnya di dunia modeling.
Kisah menarik diungkap Adinda dari sekolah modelnya. Ketika pertama kali mendaftar, ia langsung mendapat tawaran untuk menjemput menteri. Sempat takut dan nervous karena tak terbiasa berjalan menggunakan sepatu hak tinggi (high heels), tugas perdana itu suksesi dilajaninya. Walau ada sedikit insiden karena tersandung, teman-temannya langsung respek menolongnya lalu diajar cari berjalan.

Tak hanya di model, Adinda juga berprestasi di bidang akademi. Cewek yang kini menimba ilmu di SMA Negeri 23 Makassar, dipercaya sebagai bendahara OSIS. Karena itu, ia mesti pintar-pintar mengatur waktunya agar semua bisa terbagi sesuai dengan jadwalnya masing-masing. Ia sengaja membuat jadwal tersendiri dengan menggunakan notebook untuk menulisnya.

Nadinda bercerita, sebenarnya kelak ia ingin kuliah di Fakultas Hukum. Keinginannya menjadi hakim dan jaksa guna menlanjutkan profesi kedua orang tuanya. Namun, orang tua menyarankan untuk masuk kedokteran agar ketika ada yang sakit ada yang bisa mengobati.
Dimintai pandangan terhadap kedua orang tuanya, Nadinda memberi jawaban seperti ini. ”Sesibuk apapun mereka, pasti selalu meluangkan waktu untuk anaknya. Setiap saya tampil dalam sebuah pemilihan, mereka selalu ikut nonton,” begitu ujarnya.

Ada pula pesan dari kedua orang tua yang selalu diingatnya terkait dengan dunia model. ”Ke depannya, mau kalah atau menang, ikut lomba terus. Karena di setiap perlombaan pasti ada seperti itu. Ambil positif-positifnya saja,” kata Nadinda, yang lahir dan besar di Makassar, dari orang tua yang asli Toraja.

Ditanya tentang keikutsertaannya dalam lomba Fashion Icon Toraja yang dilaksanakan bulan Juni 2022, Nadinda menjawab dirinya ingin aktif jadi model di Makassar sekaligus pula di kampung halamannya.
Di akhir wawancara, ia menyampaikan pesan untuk sesamanya millenial. ”Apapun masalah yang kalian hadapi, percayalah bahwa semua itu akan berlalu dan jangan lupa Tuhan. Sesibuk apapun kalian, jangan lupa untuk balik ke Tuhan Sang Pencipta untuk beribadah,” kuncinya. (*-pkl1/rus)

Exit mobile version