MALILI, BKM — Bupati Luwu Timur, H. Budiman membuka secara resmi International Seminar dengan tema “Business And Human Rights: Mining In Indonesia” di Gedung Ontaeluwu, Sorowako, Selasa (27/12). Seminar dirangkai penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Pemkab Luwu Timur dengan FH Unhas tentang pelaksanaan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di Bidang Hukum.
PKS ditandatangani Bupati Luwu Timur, H. Budiman bersama Dekan FH Unhas, Prof. Hamzah Halim. Usai penandatangan PKS, dilanjutkan penyerahan cinderamata dari Pemkab kepada Unhas.
Bupati Lutim H Budiman mengucapkan terima kasih kepada PT. Vale yang selalu mensupport hampir seluruh kegiatan pemerintah daerah. “Kita berharap beberapa kegiatan kedepan tetap di support oleh PT. Vale,” katanya.
Budiman memaparkan beberapa program prioritas Pemkab Lutim yang saat ini tengah berjalan, diantaranya Bantuan Keuangan Khusus (BKK) 1 M 1 desa, mengubah jadwal olahraga ke hari Rabu, dan melakukan berbagi di hari Jumat.
“Mungkin berkat Jumat Berbagi inilah sehingga APBD Lutim terus mengalami peningkatan. Dan berharap dengan adanya Jumat Berbagi ini dapat mencegah terjadinya bencana di Kabupaten Luwu Timur,” ungkapnya.
Pada tahun 2023 mendatang kembali akan melaunching beberapa program baru yakni peduli lingkungan dengan tagline “Peduli Ki, Saya Jaga ki”.
”Program tersebut ialah menanam pohon durian musangking, tidak ada sampah plastik dan asap sampah, jalan kaki atau naik sepeda ke kantor, bebas asap rokok di kantor, membersihkan lingkungan, dan makan makanan tanpa beras. Hanya sekali sebulan saja kita lakukan ini yakni tiap tanggal 5 bulan berjalan karena tanggal 5 Juni merupakan hari Lingkungan Hidup,” ungkap Bupati.
Ditambahkan Budiman beberapa waktu yang lalu, pada peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia ke-74 yang dilaksanakan di Jakarta, Pemkab Lutim kembali menerima penghargaan Kabupaten Peduli HAM yang ke-5 secara berturut-turut.
“Capaian ini, merupakan upaya dan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendorong pemenuhan dan pemajuan Hak Asasi Manusia di Kabupaten Luwu Timur,” ungkapnya. (rls)

