MAKASSAR, BKM–Partai politik peserta pemilu masih terus mencari bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) perempuan untuk bertarung pada pemilu legislatif (Pileg) 14 Februari 2024.
Sebagaimana yang diisyaratkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), maka setai partai politik harus memasukkan 30 persen Bacaleg perempuan.
Untuk itu, Partai Golkar meminta agar Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Sulsel tak hanya fokus pada quota 30 persen, namun Bacaleg tersebut merupakan kader yang handal serta mampu mendulang suara yang bagus.
Permintaan itu, dikemukakan Ketua Umum KPPG Airin Rachmi Diany saat membuka pendidikan politik KPPG Sulsel di Hotel Swiss Bell Panakukang, Rabu (28/12).
Airin Rachmi Diany meminta perempuan yang tergabung dalam KPPG Sulsel untuk siap bertarung di Pileg 2024. Bukan hanya maju dalam kontestasi lima tahunan itu, tetapi optimis bisa duduk di parlemen.
“Perempuan yang tergabung di KPPG harus siap bertarung, bukan hanya untuk mencukupkan kuota 30 persen, tetapi optimis bisa duduk di parlemen, harus optimis karena itu modal utama,” tegas Airin bersemangat yang membuka acara yang berlangsung dua hari itu lewat zoom.
Untuk itu, sudah seharusnya perempuan yang tergabung dalam KPPG sudah membentuk jejaring hingga ke tingkat TPS. Dengan persiapan yang matang, maka peluang untuk duduk di parlemen makin terbuka.
“Jadi silahkan persiapkan diri karena hanya dengan persiapan yang matang, apa yang kita cita- citakan bisa tercapai, ingat tahun 2023 sebagai tahun politik sudah di depan mata,” terang Walikota Tangerang Selatan periode 2011- 2021 itu.
Airin menambahkan jika salah satu kesuksesan kerja- kerja KPPG Sulsel adalah kemampuan menyiapkan caleg mumpuni di Pileg 2024. “Jadi ukuran kerja- kerja KPPG adalah pada penyiapan kuota 30 persen perempuan di Pileg, bukan hanya caleg, tetapi caleg yang siap untuk duduk di parlemen,” kata politisi cantik itu.
Kegiatan bertemakan Perempuan Partai Golkar Berdaya dan Bersatu Untuk Menangkan Pilpres, Pileg, dan Pilkada 2024 dihadiri Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe (TP), Sekretaris DPD I Andi Marzuki Wadeng, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Lakama Wiyaka, Liestiaty Nurdin Abdullah, dan seratusan peserta yang berasal dari KPPG 24 kabupaten dan kota se- Sulsel.
TP juga menegaskan, jika perempuan sangat spesial dalam politik di Indonesia. Selain kewajiban 30 persen dalam kuota caleg, jumlah pemilih perempuan juga sangat dominan.
“Dan kami komitmen untuk mendudukkan perempuan di parlemen, salah satu di antaranya Ibu Liestiaty Nurdin Abdullah,” kata TP. (rif)

