MAKASSAR,BKM — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto melaunching sepuluh ribu Alquran Digital Medina, akhir pekan lalu.
Launching ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis Alquran Digital Medina kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar Irman dan Ketua BAZNAS Makassar Ashar Tomanggong.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Makassar.
Turut hadir menyaksikan Wakil Wali Kota Fatmawati Rusdi yang baru saja dilantik sebagai Ketua Umum LPTQ Kota Makassar, tokoh-tokoh agama, dan OPD lingkup Pemkot Makassar.
Alquran Digital Medina ini merupakan inovasi Danny Pomanto untuk mengajak seluruh masyarakat melek terhadap Alquran.
“Mari kita kembali ke Alquran, kalau kita kembali ke Alquran Insya Allah kita akan tenang. Sekarang kita mengadakan Alquran Digital Medina, lengkap semua,” kata Danny Pomanto.
Berbagai program yang ia susun tidak pernah lepas bahkan sejalan dengan perintah yang ada di dalam Alquran. Baik itu program Jagai Anakta’ maupun program Perkuatan Keimanan Ummat.
“Ternyata menjaga anak itu dekat sekali dan jelas sekali perintahnya di dalam Alquran. Perkuatan keimanan umat juga jelas sekali, jangan engkau warisi generasi lemah. Apa saja program yang kami buat, referensinya adalah Alquran,” tegasnya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Muhammad Syarief mengatakan pengadaan sepuluh ribu Alquran Digital Medina merupakan program Pemkot Makassar inisiasi Wali Kota Danny Pomanto.
Kata Syarief, sepuluh ribu Alquran Digital Medina ini nantinya akan disebar ke masjid, lorong wisata, organisasi keagamaan, majelis taklim, dan OPD di lingkup Pemkot Makassar.
“Program ini Insya Allah akan berlanjut tahun depan, tetap sepuluh ribu Alquran Digital,” tuturnya.
Ia menjelaskan Alquran Digital Medina memiliki keunikan sendiri dibandingkan dengan Alquran lainnya. Salah satunya dilengkapi dengan kode barcode.
“Alquran Digital Medina ini punya scan barcode, begitu kita scan keluar suara sendiri jadi kita bisa langsung tahu bacaan kita salah atau benar,” tutup Syarief. (rhm)
