Site icon Berita Kota Makassar

Amran Minta Tim Terpadu Pantau Korban Bencana

WAJO, BKM — Bupati Wajo, Amran Mahmud menyampaikan duka cita sekaligus memastikan penanganan lanjutan terkait peristiwa kebakaran di Kelurahan Sompe, Kecamatan Sabbangparu, Minggu (1/1). Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 Wita menghanguskan lima rumah milik warga. Tak korban ada korban jiwa tapi kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Amran mengatakan, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Penyelamatan Wajo telah turun melakukan evakuasi.
“Tim terpadu lainnya disiagakan sejak bencana banjir turut membantu evakuasi dan penanganan termasuk tim medis Dinas Kesehatan juga turut membantu,” ujar Amran, Senin (2/1).

Amran meminta ke OPD terkait bersama unit penanganan bencana terus memantau perkembangan dengan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan pemerintah setempat.
“Juga untuk melakukan pendataan dan asesmen agar bisa disiapkan bantuan darurat serta pengajuan permohonan bantuan ke provinsi dan pusat,” jelasnya.
Amran pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada unit Satpol PP, Damkar, dan Penyelamatan Wajo atas upayanya melakukan penanganan.

“Juga kepada seluruh unit yang tergabung dalam tim terpadu, TNI, Polri, pemerintah setempat, masyarakat serta pihak lain yang telah membantu. Secara khusus juga terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng atas dukungan armada pemadam kebakarannya,” bebernya.
Sementara Kabid Damkar Dinas Satpol PP, Damkar, dan Penyelamatan Wajo, Ariadi, menjelaskan lima unit rumah yang terbakar, empat unit rata dengan tanah dan satu unit rusak ringan. “Penyebab kebakaran masih sementara penyelidikan,” sebutnya.

Ariadi mengungkapkan, pihaknya menerjunkan 6 armada untuk memadamkan api, ditambah 1 armada dari Soppeng.
Lima unit yang terbakar, yaitu milik Nure, Sanrang, Senni, dan Tija masing-masing rata dengan tanah, serta rumah milik Indah rusak ringan. (ono/C)

Exit mobile version