ENREKANG, BKM–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Enrekang telah melantik 60 orang Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
Pelantikan dilakukan di Aula Kampus Sumber Kasih Enrekang, Jalan Emmi Salihah, Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang, Rabu (4/1) pagi.
Anggota PPK masing-masing berjumlah lima orang di satu kecamatan yang terdiri dari 46 laki-laki dan 14 perempuan.
Pelantikan dihadiri Bupati Enrekang Muslimin Bando (MB), Ketua DPRD Idris Sadik, Sekda H Baba, Kajari, perwira Kodim 1419, Polres, Ketua Bawaslu Uli Nuha, hingga anggota KPU Enrekang.
Anggota PPK dilantik Ketua KPU Enrekang Haslipa disaksikan undangan hingga jajaran Bawaslu.
Pelantikan itu diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK), pengambilan sumpah dan janji, hingga dilakukan pelantikan.
Ketua KPU Enrekang Haslipa berpesan kepada para Anggota PPK untuk menjalankan amanah sebaik-baiknya.
Sukses atau tidaknya Pemilu 2024, tergantung pada kinerja dan integritas dari semua anggota PPK. “Saya berharap anggota PPK dapat menjaga amanah dan kepercayaan, karena tantangan yang akan dihadapi kedepan cukup besar,” ujar Haslipa.
Haslipa juga mengajak Anggota PPK untuk memperbaiki niat demi menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan itu sesuai amanat Undang-undang Dasar 1945.
“Penting untuk menjaga integritas dan peran-peran dari teman-teman PPK dalam mewujudkan Pemilu di Enrekang yang berintegritas, berbudaya, dan bermartabat,” kata Haslipa.
Orang nomor satu di KPU Enrekang ini juga berterima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan kerjasama yang diberikan.
Bupati Enrekang MB juga menitip pesan agar Anggota PPK profesional dalam menjalankan tugas.
Sebab dengan begitu, pesta demokrasi akan berjalan dengan damai serta menghasilkan calon-calon pemimpin yang berkualitas. “Yang paling kita hindari adalah jangan sampai pemilu ini dihiasi dengan money politics,”ujar MB.
Menurutnya, bila terjadi money politic maka akan melahirkan pemimpin yang tidak berkualitas.
“Yang kedua, tentu kita menghindari kecurangan. Sebab itu akan menjerumuskan kita kalau ada kecurangan. Belum tentu juga yang kita lakukan kecurangan untuk mereka, bisa duduk mewakili kita,” kata MB.
Bupati dua periode ini berharap agar anggota KPU senantiasa memberikan edukasi dan pengkaderan kepada semua anggota PPK. “Agar bisa bekerja secara profesional dan bisa menghasilkan nanti yang terbaik, bukan hanya untuk Enrekang tetapi bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Diapun berkomitmen membantu KPU untuk mengawal tahapan pemilu, baik secara moril, materi, maupun mengerahkan sumber daya manusia.
Di Kabupaten Toraja Utara, Ketua KPU Bonnie Freedom, juga telah melantik 105 Anggota PPK di Heritage Hotel, Rabu kemarin.
Sebanyak 105 Anggota PPK akan bertugas pada 21 kecamatan Toraja Utara.
Sebelum dilantik, Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong menjelaskan, bila setelah tahapan Pemilu dimulai, maka yang terpenting dan menjadi perhatian perlu mengingat kekurangan pada pemilu sebelumnya. “Agar Pemilu 2024 hasilnya maksimal, maka persiapan harus matang. Saya berharap pelantikan PPK sekarang awal yang baik untuk KPU Toraja Utara berbenah,”harap Viktor Palimbong.
Victor Palimbong, berharap KPU Torut dapat meminimalisir pelanggaran. “Saya apresiasi langkah antisipasi yang diambil KPU guna mewujudkan pesta demokrasi bermartabat sesuai harapan. Suksesnya pemilu 2024, bukan hanya tugas KPU, melainkan semua stake holder agar berkolaborasi dan sharing pendidikan politik bagi masyarakat,” ujar Frederik.
Sebelumnya Bonnie Fredoom menjelaskan, kedepan tantangan penyelenggara pemilu sangat kompleks. Tentunya KPU mewaspadai semua itu dan hadirnya PPK bagian dari penyelenggaran terdepan hendaknya siapkan mental jasmani maupun rohani, termasuk kuasai tehnologi sebab sangat mendukung kinerja. (gus-her/rif/c)
