WAJO, BKM — Bupati Wajo, Amran Mahmud meninjau wilayah terdampak banjir di pesisir Sungai Walannae, Rabu (4/1). Hal ini sebagai wujud empati dan bentuk dukungan moral Pemkab atas musibah yang terjadi juga untuk memastikan kebutuhan masyarakat yang menjadi korban banjir.
Amran menggunakan perahu mesin didampingi Kapolres Wajo, AKBP Fatchur Rochman, Dandim 1406/Wajo, Letkol (Inf) Muhamad Juanda Dinata. Mereka meninjau lokasi dan mengunjungi rumah warga terdampak banjir. Hadir Kadis Lingkungan Hidup (DLH) Wajo, Andi Muhammad Baso Iqbal, Kepala Dinas Perikanan, Nasfari, Camat Tempe, Supardi, tim kesehatan dari Dinas Kesehatan, tim Dinas PUPRP serta rombongan lainnya.
“Kita ingin melihat langsung dan mendengarkan apa yang dibutuhkan warga untuk selanjutnya dilakukan upaya tindak lanjut,” ujar Amran.
Amran sengaja memboyong organisasi perangkat daerah (OPD) untuk sesegera mungkin menindaklanjuti keluhan masyarakat.
“Saya bawa OPD agar bisa membantu sesuai bidang tugas masing-masing. Misalnya, Dinas Kesehatan untuk memastikan masyarakat terhindar dari penyakit yang pemicunya adalah banjir,” ujarnya.
Bupati juga menyempatkan melihat kondisi enceng gondok yang menumpuk dan banyak dikeluhkan masyarakat. “Untuk enceng gondok, kita akan carikan solusi pembersihannya. Bahkan kalau bisa, melalui OPD terkait bisa mengembangkan kelompok yang saat ini mengelola enceng gondok agar bisa bernilai ekonomi,” tuturnya.
“Kita juga berharap agar masyarakat bisa sabar dalam menjalani cobaan ini. Kita terus berusaha dan mengupayakan bantuan baik dari APBD maupun menyampaikan permohonan ke pemerintah pusat dan pemerintah provinsi,” jelasnya. (ono/C)
