MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar yang dikomandani Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto optimistis bisa menyelesaikan semua program kerja yang merupakan lanjutan dari sebelumnya, maupun program baru. Salah satu program yang tetap menjadi fokus dan terus dilaksanakan yakni Lorong Wisata (Longwis).
Wali kota yang akrab disapa Danny itu memberikan atensi dan penekanan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan dan kelurahan untuk tetap menjalankan program kerjanya di dalam lorong wisata.
Setelah dilakukan launching di hari jadi Kota Makassar, 9 November 2022 lalu hingga penataan longwis oleh pihak OPD, camat dan lurah, pengawasan juga harus tetap dilaksanakan. Danny meminta semua pihak, termasuk media bisa melakukan pengawasan dan mengevaluasi program Lorong Wisata di semua kelurahan.
Menyikapi pengawasan dan evaluasi tersebut, Danny merespons positif dan mendukung penuh dua program yang menjadi unggulan Berita Kota Makassar di tahun 2023 ini, yakni Maloki (Makassar Lorong Kita) dan Adama (Datangi, Ambil Aduannya, Satu Jalur Solusinya).
“Ini program yang sangat baik dan saya mendukung penuh program yang ditawarkan Berita Kota Makassar (BKM) untuk dipadukan dengan program Pemerintah Kota Makassar, yakni Lorong Wisata. Saya minta BKM untuk turun ke semua lorong wisata melakukan evaluasi terkait kerja-kerja kecamatan dan kelurahan, serta mengambil tanggapan warga di lorong wisata,” jelas Danny ketika menerima audiensi BKM di rumah pribadinya Jalan Amirullah, Kamis (6/1).
Menurut Danny, program-program yang dijalankan oleh Berita Kota Makassar rerata sangat membantu pembangunan di kota ini. “Saya selalu menunggu apa-apa lagi ide dari Berita Kota Makassar. Sebab, setiap ide yang digagas BKM semuanya positif dan membantu kelancaran program di Pemerintah Kota Makassar,” ujar Danny.
Selain program Maloki, Danny juga merespons positif program Adama. Ia kemudian menginstruksikan kepada Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Makassar untuk berkolaborasi dengan BKM dalam memberikan layanan aduan terbaik ke masyarakat.
Wali kota juga menegaskan dan menekankan ke seluruh OPD, camat dan lurah untuk turun bersama sama Berita Kota Makassar menjadikan lorong wisata yang lebih baik menuju kota dunia.
“Seluruh OPD, camat dan lurah yang memiliki program di lorong wisata bisa bersama-sama BKM menjadikan lorong wisata yang lebih nyaman dan memberikan nilai ekonomis, khususnya menekan inflasi. Apalagi, salah satu program yang mampu menekan inflasi adalah lorong wisata. Karena masyarakat di dalamnya menciptakan lorong wisata yang bermanfaat seperti menanam sayuran, tanaman herbal, kuliner, kerajinan dan UMKM, serta lokasi wisata,” ungkap Danny.
Direktur Harian Berita Kota Makassar Dr Mustawa Nur dalam penjelasannya di depan wali kota, mengatakan dua program, yakni Maloki dan Adama merupakan kelanjutan dari kerja-kerja BKM dalam membantu Pemkot Makassar mewujudkan kota yang lebih baik.
Untuk program Maloki, BKM akan turun ke lorong-lorong wisata unggulan setiap kelurahan untuk mengevaluasi apa-apa yang ada di dalam lorong tersebut. Termasuk keterlibatan OPD, pemerintah kecamatan dan kelurahan serta warga di dalamnya. Juga bagaimana menjadikan lorong wisata nyaman untuk dikunjungi.
“Tim kami akan turun melakukan review dan mengevaluasi lorong wisata, apakah sudah berjalan dengan baik. Apakah juga semua terlibat di dalamnya,” terang Mustawa.
Begitupun dengan program Adama, jelas Mustawa, tim BKM akan turun langsung ke rumah-rumah warga yang mengadu, mengambil aduannya dan bagaimana solusi pemecahannya. Hal tersebut untuk memastikan apakah aduan yang masuk ke Pusat Layanan Pengaduan 112 War Room Balai Kota Makassar telah ditindaklanjuti oleh OPD, kecamatan, kelurahan dan instansi terkait.
“Yang jelas, program dari sebagai solusi dalam mendukung tahun pelayanan di Pemerintah Kota Makassar yang lebih baik,” ujar Mustawa. (war)
