Site icon Berita Kota Makassar

Dosen FBS UNM, Fitriyani Bakri Raih Doktor di UNM

MAKASSAR, BKM — Pengajaran puisi secara tradisional melibatkan siswa secara pasif. Namun, berbeda dengan kerangka kerja Zone of Proximal Development (ZPD) yang ditemukan oleh Vygotsky dengan memberdayakan siswa secara aktif dan meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami puisi.

Hal itu yang mendorong Fitriyani Bakri dalam mengkaji implementasi pengajaran puisi bahasa Inggris di perguruan tinggi. Hasil kajian risetnya disusun dalam disertasi berjudul Performing Zone of Proximal Development (ZPD) in Teaching English Poetry in Indonesian Higher Education Context yang dipertahankan dalam sidang ujian promosi doktor via aplikasi zoom meeting pada Senin, 9 Januari 2023.

Sidang ujian promosi doktor dipimpin Prof. Dr. Anshari, M.Hum. yang beranggotakan Prof.Dr. M. Basri Wello, M.A., Prof. Dr. Syarifuddin Dollah, M.Pd., Prof.Drs. Muhammad Basri, M.A., Ph.D., Chairil Anwar Korompot, M.A., Ph.D., dan Prof. Dr. Muh. Basri Dalle, M.Hum.

Temuan riset Dosen Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (FBS UNM) menunjukkan bahwa pertama, dosen memiliki persepsi yang bagus terhadap penerapan ZPD di dalam kelas (ZPD meta perception).

Kedua, kegiatan pedagogik dosen yang digunakan dalam menerapkan konsep ZPD di kelas puisi terbagi ke dalam empat tahap, yaitu persiapan, penerapan, monitoring, dan evaluasi. Keempat tahapan ini berlangsung baik sehingga dikategorikan sebagai implementasi makro (ZPD macro implementation).

Ketiga, tantangan yang dihadapi oleh dosen dicirikan sebagai ZPD Meta-Adaption of Challenge. Keempat, partisipasi mahasiswa di kelas dikategorikan sebagai ZPD Meta Engagement dalam hal ini mahasiswa bersedia terlibat aktif dan menerima bantuan bertahap dari dosen, teman, dan atau dirinya sendiri.

Kelima, dampak penerapan ZPD terhadap tanggung belajar mahasiswa dikategorikan sebagai ZPD macro impact.

”Implikasi dari riset ini adalah berkontribusi terhadap peningkatan konsep pengajaran puisi dengan menunjukkan bahwa semakin baik persepsi dosen terhadap konsep ZPD, maka semakin baik pula dalam mengelola scaffolding dan tantangan dalam penerapannya yang berdampak positif bagi mahasiswa terkait keterlibatan, kerja sama, dan tanggung jawab mereka dalam pembelajaran puisi,” jelas Fitriyani.

Seusai menjawab pertanyaan, sanggahan, dan klarifikasi dari tim penguji, Fitriyani Bakri dinyatakan lulus dengan memeroleh IPK 4.00 atau predikat kelulusan dengan pujian (cumlaude). Ia tercatat sebagai alumni ke-1152 Program Doktor PPs UNM dan ke-109 Program Studi S-3 Pendidikan Bahasa Inggris.

Raihan prestasi yang cemerlang dari Dr. Fitriyani Bakri mendapat pujian dan sanjungan dari promotor, Prof. Dr. M. Basri Wello, M.A. Menurut Prof. Basri Wello, predikat cumlaude sudah layak diberikan kepada Fitriyani karena ketekunan dan kegigihan dalam proses pembimbingan. ”Setiap ada kesulitan yang dihadapi, dengan segera Fitriyani berkonsultasi dengan promotor dan kopromotornya,” ujarnya. (rls)

Exit mobile version