JENEPONTO, BKM — Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar, meminta kepada pelaku usaha kecil agar segera naik kelas. Untuk itu,
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto melalui Dinas Koperasi dan UMKM secara konsisten terus berupaya mendongkrak pelaku usaha kecil agar segera naik kelas.
Tingginya standar mutu, digitalisasi produksi dan ketatnya persaingan, menuntut para pelaku usaha kecil untuk mampu beradaptasi. Sehingga tetap eksis dan naik kelas. Berbagai upaya dilakukan Pemkab Jeneponto. Salah satunya dengan memberikan bantuan peralatan.
Pemberian bantuan tersebut berlangsung di Ruang Pola Panrannuangta, Rabu (4/1). Bupati Iksan Iskandar secara simbolis menyerahkan bantuan peralatan kepada 88 penerima manfaat. Keseluruhan bantuan terdiri dari peralatan pertukangan, peralatan perbengkelan, dan peralatan fotografi.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Mernawati, menjelaskan, bantuan peralatan kepada UMKM yang diserahkan hari ini, sejatinya dilakukan pada akhir tahun 2022. Tetapi karena kendala teknis. Sehingga baru terealisasi awal tahun 2023
.
”Sejatinya bantuan ini diberikan pada akhir tahun, tetapi mobilisasi membutuhkan beberapa hari perjalanan, sehingga baru terealisasi awal tahun ini,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Iksan Iskandar, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya upaya penguatan UMKM. Hal itu menurutnya akan berimplikasi positif pada perekonomian dan kemandirian masyarakat. ”Alhamdulillah transformasi UMKM akan semakin kuat dengan dukungan berbagai kebijakan strategis dari pemerintah. Kami terus lakukan berbagai upaya untuk mendukung UMKM seperti skema kemitraan, kemudahan izin usaha, dukungan inkubasi bisnis dan penguatan berkelanjutan melalui bantuan peralatan,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Iksan, pertumbuhan UMKM berbasis inovasi dan teknologi harus terus digeliatkan sehingga dimasa akan datang usaha kecil di Kabupaten Jeneponto segera naik kelas. ”Insy Allah semua kekuatan terus kita pacu guna melihat UMKM Jeneponto berdaya saing dan naik kelas dimasa akan datang,” ujarnya.
Turut hadir Wakil Ketua DPRD Jeneponto, M Taufik Bohari, perwakilan Kodim 1425, perwakilan Kajari, Sekkab Jeneponto, Muh Arifin Nur, dan beberapa pimpinan OPD. (rls)

