BARRU, BKM — Dua proyek interior ruangan di lantai V dan VI Tower MPP menyedot anggaran sekitar Rp 4,3 milyar. Interior lantai V dikucur Rp 3,1 milyar dan lantai VI sebesar Rp 1,2 milyar. Proyek ini dikerjakan sejak November 2022 dan hingga kini belum rampung 100 persen.
Untuk lantai V disiapkan sebagai ruang kerja baru Bupati Barru yang akan dilengkapi dengan lounge room yang sangat refresentatif sedangkan lantai VI sebagai ruangan untuk berbagai kegiatan Pemkab.
Lantai V yang akan menjadi ruang kerja Bupati akan dilengkapi ruang tunggu tamu
(Lounge). Ruangan ini tampak dirancang lebih luas dari ruang bupati. Meski begitu, ruang bupati nantinya juga cukup lapang sebagai ruang kerja dan ruang terima tamu. Interiornya sangat megah dan mirip dengan fasilitas yang dimiliki hotel bintang lima.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Interior lantai V dan VI Tower MPP Baharuddin Ali mengakui ruang kerja bupati di lantai V dan interior lantai VI tinggal finishing.
Bahar yang menjadi PPK untuk tujuh proyek bersumber dari anggaran pokok ini. Ada empat diantaranya berada dikawasan kantor Pemkab dan DPRD ini. Keempat proyek itu yakni rehabilitasi berat kantor Pemkab yang berada disisi kiri dan kanan Menara MPP.
Proyek dibawah PPK Bahar tidak sampai disitu saja. Dua proyek interior lantai V dan VI juga menjadi bagian dari pengawasan Bahar. Begitu pula dengan rehabilitasi ruang paripurna DPRD Barru yang menyedot anggaran sekitar Rp 900 juta lebih.
Dia tak menampik jika dari pengerjaan ini telat dimulai karena nanti masuk November 2022 baru dikerjakan. “Berbeda dengan rehabilitasi berat bangunan dua lantai kantor Pemkab disebelah selatan Menara MPP dan rehabilitasi satu unit bangunan disebelah utara MPP( ganti atap dan lantai) saat ini sudah mencapai 100 persen,” ujarnya.
“Secara total dari proyek interior lantai 5 dan 6 di Tower MPP ini akan menyedot anggaran sekitar Rp 4,3 milyar,” pungkas Bahar. (udi/C)
