Site icon Berita Kota Makassar

Danny Minta Perbaiki Alat Pemadam di Pasar

MAKASSAR, BKM — Sistem pemadam kebakaran di kota Makassar dinilai belum maksimal, sebab masih banyak persoalan yang harus disikapi Pemerintah Kota Makassar seperti pembenahan sistem alat pemadam kebakaran ringan (APAR) serta hytran di tepi jalan yang disinyalir banyak yang tidak berfungsi lagi.

Padahal keberadaan alat proteksi api aktif berupa pompa hydrant yang telah terpasang di tepi jalan raya di Makassar sangat membantu jika ada peristiwa kebakaran. Petugas Damkar bisa mengakses pasokan air ketika terjadi kebakaran. Namun cenderung keberadaan pompa hydrant di tepi jalan raya yang telah terpasang pasokan airnya tidak cukup untuk digunakan memadamkan api.

Menyikapi hal itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto mengatakan, sistem pamadaman api ini harus dibenahi oleh Dinas Kebakaran ataupun Perumda Pasar Makassar Raya, agar kebakaran bisa cepat tertangani begitu api tersulut.
Ini menurut Danny, sudah menjadi kejadian yang berulang-ulang, perumda perlu mengevaluasi pengelolaan sistem pemadam kebakaran ringan dan mengambil pelajaran dari sejumlah pasar tradisional di Makassar tercatat pernah terbakar.

Peristiwa terbaru yang terjadi belum lama ini adalah kebakaran di Pasar Sentral Blok B. Sebanyak 900 lebih lods ludes, tak ada tersisa sama sekali.
“Sistem keamanan ini perlu ditingkatkan. Pasar itu harus jadi bagian yang dibenahi, APAR, sistem buka tutup harus,” jelas Danny.
Kemudian akses darurat kebakaran ini tak tertata dengan baik. Semestinya diperlukan denah yang bisa diakses masyarakat.

Menyikapi hal itu, Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya Ichsan Abduh Husein mengatakan, pembenahan sistem pemadaman api ini diakui memang belum begitu baik di pasar-pasar tradisional Makassar, ini jadi PR besar yang akan dibenahi, ini akan menjadi fokus pihaknya pada 2023 mendatang.
“Jadi memang kami masukkan di program 2023 (untuk sistem penanganan kebakaran di pasar),” imbuhnya.
Ini juga akan masuk dalam rencana revitalisasi pada sejumlah pasar di Makassar, pembenahan ini memang diperlukan agar tak lagi menimbulkan kerugian bagi pedagang.
Sebelumnya kasus kebakaran hebat yang melanda Pasar Sentral telah merugikan sebanyak 931 pedagang di Blok B Pasar Sentral.

Kerugian akibat kebakaran yang terjadi pada Selasa malam itu dilaporkan mencapai Rp60 milliar.Itu mencakup stok tekstil yang disimpan pedagang jelang tahun baru 2023. (rhm)

Exit mobile version