RANTEPAO, BKM — Dandim 1414 Toraja, Letkol (Inf) Monfi Ade Candra temu awak media diberanda Dandim Rantepao, Kamis (12/1). Letkol Ade menyatakan tahun ini Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja akan meggelar kegiatan 101 tahun injil masuk Toraja dan tentu menambah kesibukan prajurit TNI Kodim Toraja dalam melakukan pengamanan bersama Polri.
Meski demikian program strategis TNI yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat ditengah pemerintah konsen pemulihan ekonomi tidak boleh mandek apalagi stagnan. Program Babinsa Masuk Dapur, Ketahanan Pangan, dan Bedah Rumah tetap jalan sesuai target. Mengingat terbatasnya personel dan anggaran terbatas maka tahap pertama Kodim Toraja akan membedah rumah warga tidak mampu di sembilan koramil. Program bedah rumah akan dilakukan secara simultan dan berkelanjutan.
Program yang dirancang TNI ini diharapkan mampu berdampak positif bagi masyarakat, apalagi pascapandemi banyak masyarakat yang kesulitan dari aspek ekonomi sehingga butuh bantuan. Atas dasar itu TNI kemudian menghadirkan negara ditengah masyarakat yang tidak berkecukupan.
”Mendorong perubahan dan program tepat sasaran, TNI tidak berdiri sendiri tetapi menggandeng pengusaha. Peran media penting mewartakan agar kolaborasi TNI dan pengusaha benar-benar berdampak dirasakan banyak masyarakat,” ujar Dandim.
Ditambahkan Ade, bukti TNI mendorong kesejahteraan masyarakat tidak sendiri wujudkan program strategis, Kodim Tator bersama Missiliana Grup membangun Menara Doa dengan harapan kota damai dan aman karena diberkati Tuhan.
”Menghadapi resesi ekonomi, TNI akan menjadi garda terdepan mengajak warga manfaatkan lahan dan pekarangan perkuat ketahanan pangan, ”pungkas Ade. (gus/C)
