MAKASSAR, BKM–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi selatan menggelar pleno rekapitulasi hasil verifikasi administrasi untuk bakal calon (Balon) Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI atau senator di Hotel Claro Makassar, Minggu (15/1).
Ketua KPU Sulsel Faisal Amir mengemukakan bila rapat pleno untuk tingkat provinsi setelah teman-teman di tingkat kabupaten kota juga melakukan hal yang sama setelah melakukan verifikasi administrasi di tingkat kabupaten kota. Proses pencalonan DPD ini sudah berjalan dari sejak bulan Desember yang lalu terakhir pendaftaran 29 Desember. “Dan hari ini adalah hari terakhir pelaksanaan rapat pleno untuk verifikasi administrasi setelah itu akan dilakukan masa perbaikan dan akan dilanjutkan pada verifikasi faktual,”ujar Faisal Amir, Minggu kemarin.
Faisal juga menyampaikan terima kasih atas kehadirannya para bakal calon anggota DPD. “Tentu dari proses ini masih ada waktu untuk perbaikan karena setelah masa kerja administrasi para calon akan diberi kesempatan untuk memperbaiki bila masih kurang dari jumlah dukungan minimal yang kita perlukan,”ujarnya.
Untuk Sulsel dengan jumlah penduduk 9 juta lebih, maka dukungan minimal 3000 dan sebaran di 12 kabupaten kota.
Hingga berita ini dibuat, baru sebahagian KPU kabupaten kota telah memaparkan soal sebaran dukungan.
Data dari KPU makassar ada sebanyak 1.803 yang tidak memenuhi syarat (TMS).
Dari 34 bakal calon, paling banyak dukungannya yang TMS yakni Novianus Y.L Patanduk sebesar 282, Prof Dr Ir Abdul Rahman sebesar 264, Pither Ponda Barany 247, Sulprian 205, Aliyah Mustika Ilham 119 serta Ariella Hana Sinjaya 108. (rif).

