MAKASSAR, BKM — Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mendatangi Pemerintah Kota Makassar, Senin (16/1). Tim yang beranggotakan beberapa orang itu melakukan pertemuan tertutup dengan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, Sekretaris Daerah Kota Makassar Muh Anshar, beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat se Kota Makassar.
Pertemuan berlangsung sekitar satu jam di Ruang Sipakalebbi.
Sejumlah OPD yang ikut menghadiri pertemuan itu diantaranya Kepala Bappeda Helmy Budiman, Kepala Bapenda M Firman Pagarra, Kepala Dinas PU Suhalesy Zubir, dan lainnya.
Usai menggelar pertemuan tertutup, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan, kehadiran Bareskrim Polri di balai kota ada kaitannya dengan penyerapan anggaran Pemkot Makassar pada tahun anggaran 2022 yang cukup rendah.
Orang nomor satu Makassar itu mengemukakan Bareskrim datang untuk mengetahui apa penyebab serapan anggaran Pemkot Makassar tidak maksimal.
“Jadi kehadiran Bareskrim Polri untuk menstimultankan dan mengakselerasi penyerapan anggaran dengan prosedur, bagaimana penegakan hukum di pemerintahan. Khususnya terkait dengan standarisasi pemeriksaan. Ini ada kaitannya dengan penyerapan anggaran pemkot yang sangat rendah tahun lalu,” jelas Danny.
Menurut Danny, Bareskrim sudah memberi penekanan agar upaya peningkatan kinerja mendukung maksimalisasi penyerapan anggaran lebih intensif lagi dilakukan tahun ini.
Pada pertemuan tertutup tersebut, kata wali kota dua periode itu, seluruh OPD, khususnya yang memiliki penyerapan anggaran cukup rendah diminta untuk memberi penjelasan apa keluhan dan kendala yang dihadapi sehingga penyerapan anggaran tidak bisa dilakukan secara maksimal. (rhm)
