MALILI, BKM — Berbagai cara dilakukan oleh masyarakat khususnya kaum wanita untuk memeriahkan hari ibu ke-94, termasuk ibu-ibu PKK Desa Nuha Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur.
Ketua TP PKK Nuha, Ny. Irawati mengatakan Desa yang terletak diseberang danau Matano menggelar berbagai lomba yakni lomba kebersihan lingkungan, memasak, fashion show, kebersihan rumah dan estafet sarung dengan melibatkan empat RT pada dua dusun di Desa Nuha di Aula Kantor Desa Nuha, Sabtu (14/1).
Khusus lomba kebersihan lingkungan diikuti empat RT dan akan keluar juara 1-4 dan sekaligus setiap RT akan dipilih tiga rumah yang memenuhi kriteria bersih dan sehat. Sehingga total juara kebersihan tingkat RT ada juara 1-4, akan terpilih tiga rumah terpilih setiap RT sehingga berjumlah 12 rumah dari empat RT.
Kegiatan ini disambut sangat antusias warga Desa Nuha yang dibuktikan dengan giatnya warga mengikuti lomba yang dipantau oleh Ketua TP PKK Kecamatan Nuha, koordinator PLKB kecamatan serta Kepala UPTD PKM Nuha, Chandra, SKM. yang juga sebagai juri lomba.
Ketua TP PKK Desa Nuha, Irawati mengungkapkan kegiatan ini selain memperingati Hari ibu ke 94, juga sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memotivasi warga dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat terutama mampu memanfaatkan halaman rumah untuk menanam toga.
“Jadi tujuannya selain memperingati hari ibu, juga dalam rangka mempererat silaturahmi antara ibu-ibu sekaligus mengedukasi mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan,“ jelas Irawati.
Ketua TP PKK Kecamatan Nuha, Dinar Husnayaini kegiatan yang dilakukan oleh Tim Penggerak PKK Desa Nuha merupakan hal positif karena dapat menumbuhkan kembali kegotongroyongan melalui lomba kebersihan lingkungan.
“Kegiatan ini sangat baik dan ternyata ibu-ibu semua aktif berpartisipasi dalam mengikuti dan menyaksikan lomba sehingga dapat dilihat antusias masyarakat terhadap kegiatan seperti ini,“ jelas Dinar.
Sementara Kepala UPTD PKM Nuha, Chandra mengapresiasi kegiatan ini sekaligus juga mengusulkan agar lomba-lomba seperti ini bisa dilakukan secara berkesinambungan sebagai ajang silaturahmi masyarakat desa juga sekaligus mendorong masyarakat agar mampu secara mandiri membudayakan perilaku hidup bersih sehat dan gerakan masyarakat hidup sehat. (rls)
