GOWA, BKM–Jelang kontestasi pemilihan bupati (Pilbup) di Kabupaten Gowa saat ini masih jauh lebih menguntungkan diri pribadi Wakil Bupati Gowa H Abd Rauf Malaganni Karaeng Kio dibanding empat figur atau tokoh yang disebut bakal ikut.
Hal itu disampaikan pengamat politik Unhas Makassar Dr Ali Armunanto bila posisi Kaaeng Kio lebih diuntungkan.
Alasan Ali menyebutkan masih diuntungkan, sebab saat ini Karaeng Kio masih menjabat sebagai Wakil Bupati Gowa yang tentunya kans dan power untuk terpilih jauh lebih besar dibanding keempat figur lainnya yang notabene lahir dari elit komunal atau penguasaan wilayahnya terbilang tidak luas.
Ada lima tokoh atau figur yang saat ini disebut-sebut bakal terjun ke pesta lima tahunan mendatang. Selain Karaeng Kio yakni Dr Amir Uskara, Darmawangsyah Muin, Ansar Zaenal Bate serta St Husniah Talenrang.
Kelima figur ini disebutkan Ali masing-masing punya kans terpilih, namun posisi terbesar itu dimiliki Karaeng Kio disebabkan sosok wakil Adnan ini masih menjabat sebagai orang kedua tertinggi di Kabupaten Gowa.
“Saya menilai mereka punya peluang yang sama saat ini. Apalagi mereka saat ini sedang berupaya melakukan sosialisasi sehingga kalau dari hasil suvei sebenarnya kurang lebih hampir sama. Namun posisi pak Wakil Bupati Gowa paling potensial dan popularitasnya masih dominan dan itu sangat menguntungkan dan itu akan membuat beliau (Karaeng Kio) sangat kuat, ” sebut Ali kepada media, Selasa (17/1).
Untuk sosok Amir Uskara kata Ali dinilai ya juga bagus karena politisi PPP ini bermain dilevel nasional sehingga relasi politiknya pun sangat berpengaruh. Nama Amir Uskara pun mengakar di masyarakat berkat pendekatan-pendekatannya yang sudah terjadi bertahun-tahun.
Posisi Darmawangsyah Muin pun demikian. Menurut Ali, kans Darmawangsyah pun besar apalagi saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulsel dan juga Wakil Ketua di DPRD Sulsel.
Sementara posisi Ansar Zaenal Bate dan Husniah Talenrang juga tak ditampiknya. Dua figur ini pun sama punya kans dan power. Namun semuanya tetap harus bekerja keras agar tetap bisa mengoptimalkan suara mereka nanti.
“Nah pastilah kemungkinan besarnya mereka akan menghadapi kesulitan dan harus bekerja keras untuk melakukan sosialisasi dan meningkatkan jangkauan politiknya supaya bisa mengkafer seluruh Gowa. Husniah, Darmawangsyah dan Ansar ketiganya memang punya ikatan kuat dengan rumpun mereka tapi jangkauan politiknya terbatas. Sementara Amir Uskara memiliki jangkauan politik yang luas serta popularitas yang bagus. Walaupun penguasaan rumpunnya harus diperkuat lagi dan dikelola dengan bagus. Tapi tentu kalau mau dibandingkan dengan kelima bakal calon ini, nama Karaeng Kio lah yang paling lebih kuat dan potensial. Pasalnya, Wakil Bupati Gowa dua periode ini memiliki rumpun, koneksi, relasi dengan birokrasi dan partai politik yang lebih bagus dibanding bakal calon lainnya. Sehingga saya rasa untuk saat ini kalau kita mau mencari siapa paling kuat dan potensial ya Karaeng Kio,” tandas Ali.
Namun kata Ali pula, masih banyak faktor lain yang bisa mengubah elektabilitas para bakal calon, salah satunya adalah siapa yang bakal direkomendasikan oleh keluarga Yasin Limpo atau klan YL ini.
“Tapi banyak faktor yang harus kita pertimbangkan. Misalnya rekomendasi keluarga Yasin Limpo, itukan bisa saja tidak ke Karaeng Kio bisa saja ke Amir Uskara atau yang lain itu tergantung loby politik dan keuntungan politik yang bisa didapatkan oleh keluarga YL termasuk bagaimana partai bergerak atau bagaimana mereka (bakal calon) mendapatkan dukungan partai untuk lolos saya rasa masih banyak faktor yang bisa mempengaruhi,” ungkap Ali. (sar/rif)
