Site icon Berita Kota Makassar

Diamankan Gegara Diduga Penculik Anak, Ternyata ODGJ

BULUKUMBA, BKM — Seorang warga yang beralamat di Dusun Talle-talle, Desa Tanah Harapan, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba diamankan polisi, Rabu (18/1) pukul 13.00 Wita. Ia yang diduga pelaku penculikan anak diamankan oleh warga di Kecamatan Herlang.

Kapolsek Herlang Iptu Kasman, mengatakan pria paruh baya itu berinisial AL. Sebelumnya, warga mengamankannya lalu membawanya ke kantor Polsek Herlang.
”Warga yang amankan, kemudian dibawa ke kantor polsek,” ujar Kasman.

Mantan KBO Satlantas Polres Bulukumba ini mengatakan, AL saat itu sedang berjalan kaki. Karena gerak-geriknya dicurigai sehingga diamankan warga.

Menurut keterangan warga, AL dicurigai sebagai sindikat pelaku pencurian anak. Karena saat ditanyai, ia tidak bisa berkomunikasi dengan baik. Juga tidak mampu memperlihatkan indentasnya.

”Warga temukan dia jalan kaki hendak pulang ke rumahnya di Desa Tanah Harapan. Saat ditanya-tanya oleh warga, dia tidak jelas cara bicaranya dan tidak bisa memperlihatkan indentas dirinya. Karena itu warga berinisiatif untuk membawanya ke Polsek Herlang,” terang Kasman.

Saat ini, AL masih diamankan di kantor Polsek Herlang. Namun sudah ada pihak keluarga yang telah datang dan mengaku kalau AL merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). ”Sudah ada keluarganya ke kantor dan mengaku kalau yang bersangkutan sakit jiwa, tapi anggota masih melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Sampai saat ini, menurut Kasman, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum bisa memberikan keterangan resmi kalau AL memang benar pelaku penculikan anak.

Sementara itu, Kades Tanah Harapan Arifin Para yang dikonfirmasi, membenarkan kalau pria paruh baya yang diamankan di Polsek Herlang adalah warganya.

”Iye, itu warga saya di Dusun Talle-talle,” kata Arin, sapaan akrab Arifin Para, kemarin.

Menurut Arin, warganya tersebut memang mengalami gangguan kejiwaan sejak lama. Saat diamankan oleh warga, ia baru pulang dari rumah kerabatnya di Kecamatan Herlang.

”Dari rumah kerabatnya di Kecamatan Herlang bermalam. Saat hendak pulang ke Talle-talle berjalan kaki, yang bersangkutan diamankan warga karena diduga penculik anak,” ujar Arin
.
Saat ini pihaknya selaku pemerintah desa telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

”Jadi bukan pelaku penculikan anak sebagaimana dituduhkan warga di sana. Saya sementara melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian,” tutupnya. (min/c)

Exit mobile version