MAKALE, BKM–Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Tana Toraja saat ini mengontrol empat kursi di DPRD Tana Toraja. Untuk itu, pada pemilu legislatif (Pileg) 14 Februari 2024 , Demokrat Tana Toraja memasang target untuk meloloskan enam kadernya agar dapat merebut kursi pimpinan dewan.
Target tersebut realistis sebab sekarang Fraksi Demokrat di DPRD Tana Toraja berjumlah empat kursi.
“Guna mewujudkan harapan tersebut, dari enam daerah pemilihan (Dapil) di Tana Toraja satu kursi minimal di diperoleh,”ujar Ketua DPC Demokrat Tana Toraja John Diplomasi, Selasa (17/1).
Makanya selama tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 Partai Demokrat terus berbenah. Bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) yang akan didorong harus mampu meraih simpati pemilih.
John Diplomasi (Diplo) membeberkan bila partai berlambang bintang mercy ini sudah melakukan langkah menempatkan Bacaleg di setiap dapil, tanpa mengabaikan elektabilitas dan popularitas caleg, personnya ditokohkan sehingga berpeluang besar untuk terpilih .
Diplo mengakui, bagi Partai Demokrat isi tas bukan jadi ukuran, namun yang terpenting bagi caleg tentu punya karakteristik dan masih dihargai masyarakat karena ketokohannya.
“Meskipun punya uang banyak tapi elektabilitasnya rendah pasti tingkat keterpilihannya tidak dijamin,” ujar Diplo.
Dewasa ini Bacaleg direkrut Partai Demokrat Tana Toraja seimbang antara kader dengan non kader masing-masing 50 persen. Dan yang terpenting bagi non kader syaratnya memiliki elektabilitas minimal di Dapil mereka.
“Silahkan bergabung mencari Caleg ke Partai Demokrat Tana Toraja mumpung kesempatan masih terbuka,”pinta Diplo.
Terkait pemilihan bupati di Tana Toraja, Diplo yang juga ikut digadang-gadang sebagai bakal calon bupati atau wakil bupati enggan sesumbar, “Saya fokus dulu untuk membesarkan partai pasca terpilih ketua Partai Demokrat Tana Toraja. Target enam kursi di DPRD Tana Toraja kita fokus sebab persaingan caleg antar partai disetiap Dapil,”pungkas Diplo (gus/rif/c).
