MALILI, BKM — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Luwu Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Rabu ( 18/1). Rakerda dirangkai penandatanganan kesepahaman (MoU) antara Dekranasda dengan 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Luwu Timur.
Nota kesepahaman terkait dengan komitmen pimpinan unit kerja terhadap penguatan dan pengembangan industri kerajinan di Kabupaten Lutim melalui UMKM.
Dekranasda Lutim diwakili Ketua Dekranasda, Hj. Sufriyati Budiman, didampingi Ketua harian dan Sekretaris, sementara 11 OPD terkait oleh Kadis masing-masing antara lain; Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian, Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Badan Keuangan dan Aset Daerah serta Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pembangunan Daerah Kabupaten Luwu Timur.
Ketua Dekranasda Lutim, Hj. Sufriaty mengungkapkan tujuan penandatanganan MoU tersebut sebagai bentuk komitmen dari pemerintah daerah melalui OPD terkait untuk mengoptimalkan penguatan dan pengembangan industri kerajinan yang ada di Kabupaten Luwu Timur.
”Insha Allah Tahun 2023 kita akan lakukan perbaikan kegiatan 2022 dan ditambahnya kegiatan baru lagi,” kata Sufriyati sesaat setelah penandatanganan MoU.
Dekranasda banyak mendapatkan masukan dari peserta Rakerda untuk pengembangan industri kerajinan lutut kedepannya, mulai dari usul pembuatan rumah produksi kerajinan, pemberdayaan dan pembinaan kelompok Industri Kerajinan sampai pada penyediaan produk kerajinan UMKM sehingga mudah untuk didapatkan.
Agenda lainnya yang juga dibahas pada Rakerda Dekranasda Lutim adalah persiapan mengikuti pameran INACRAFT 2023 yang akan berlangsung di Jakarta pada tanggal 1-5 Maret 2023 mendatang. (rls)
