MAKASSAR, BKM–Semua bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) Senayan yang ingin maju mengendarai Partai Gerindra, baik itu melalui daerah pemilihan (Dapil) Sulsel I, II maupun Dapil Sulsel III, wajib untuk mensosialisasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres).
Hal itu ditegaskan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sulawesi Selatan Andi Iwan Darmawan Aras menanggapi banyaknya nama Bacaleg senayan yang mengambil formulir, padahal pendaftaran belum ditutup.
Meski masa pendaftaran Bacaleg belum ditutup, Andi Iwan Darmawan Aras mengakui tiga Dapil telah penuh, bahkan ada yang sudah melebih 150 persen hingga 200 persen.
Karena banyak yang berminat, maka tentu partai akan selektif dalam mengakomodir para Bacaleg senayan.
“Pertama semua Bacaleg wajib melakukan sosialisasi untuk memenangkan Prabowo Subianto sebagai Capres. Ini berlaku pada semua orang yang mendaftar sebagai Bacaleg,”jelas Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini, Jumat (20/1).
Syarat kedua yakni para politisi yang ingin bersaing ke Senayan harus militan untuk partai.
Dijelaskan bila semua yang mendaftar sebagai Bacaleg memiliki nilai kosong atau nol, agar dapat menilainya mulai dari awal. “Kami memberikan poin nol pada semua tokoh manapun,”jelas AIA-akronim dari nama Andi Iwan Darmawan Aras ini.
Setelah dua syarat diatas terpenuhi, maka Partai Gerindra akan masuk pada penilaian lain, seperti kemampuan fisik dan mental sebab ada poin yang akan dikombinasi dengan dua syarat diatas.
Selanjutnya partai akan melakukan pendalaman terhadap masing-masing figur, apakah syarat atau variabel serta kriteri Bacaleg bisa mewakili Dapil, “Selain itu mereka harus siap secara fisik dan mental karena caleg merupakan ujung tombak dari partai. Kadang Bacaleg kurang memiliki cost, tapi dengan melihat pengalaman-pengalaman dalam berkompetisi semua menjadi penilaian. Dan yang terpenting adalah kader partai,”pungkas legislator Senayan dua periode ini. (rif)

