pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Komisi II Desak Bupati Cabut Randis

MAKALE, BKM — Kelangkaan BBM di Tana Toraja membuat masyarakat menjerit akibat ulah pengelola SPBUnakal yang melayani jerigen, mobil rakit tangki dan truk proyek ditanggapi serius DPRD Tana Toraja.
Komisi II DPRD Tana Toraja menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan empat pengelola SPBU di Tana Toraja, SPBU Karangan, Minanga, Kasimpo dan Mendetek bersama OPD terkait, Wakil Ketua Komisi II Yohanis Lintin Paembongan, Jumat (20/1). RDP dipimpin Ketua Komisi II Yuli Saranga.

Anggota DPRD Tator Leo Tallupadang mengatakan jika melihat jumlah BBM Pertalite dan solar bersubsidi masuk ke empat SPBU sebanyak 16.000 ton sangat cukup untuk melayani konsumen di Tator. Tapi karena pengelola SPBU-nya nakal dan melayani jerigen, truk dan mobil rakit tangki hingga membuat BBM jadi langka.
Ketua Komisi II Yuli Saranga banyaknya konsumen berbanding terbalik BBM bersubsidi yang tersedia menjadi perhatian dewan. DPRD menindaklanjuti ke region Pertamina Makassar dengan catatan pengelola SPBU bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Dewan berharap semua stakeholder melakukan pengawasan ketat kepada SPBU. Jika ditemukan masih nakal baik polisi maupun jaksa hatus melakukan penindakan hukum. ”Kami akan menyurat ke pihak berwewenang untuk melakukan audit, bila perlu izin operasional SPBU dicabut jika ditemukan melakukan pelanggaran serius,” imbuh Yuli.
Anggota dewan lainnya Randan Sampetoding menyorotoi adanya oknum pejabat pengguna Randis kerap menggunakan plat gantung saat mengisi BBM bersubsidi. Dia menilai oknum pejabat nakal ini tidak bisa mengelak sebab ada rekaman CCTV di SPBU.

”Kami bersuara lantang karena prihatin dengan ulah pengelola SPBU dan Randis pejabat yang memaksakan diri memberli BBM bersubsidi,” jelas Randan.
Komisi II mendesak Bupati mencabut Randis pejabat yang berani menggunakan plat gantung saat mengisi BBM bersubsidi. Pasalnya, pejabat bersangkuitan selain sudah mendapat jatah BBM dari pemerintah juga melanggar aturan pengisian BBM bersubsidi.
”Tarik saja Randisnya biar Kadisnya naik motor atau jalan kaki ke kantor, ”pungkas Randan. (gus/C)




×


Komisi II Desak Bupati Cabut Randis

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link