MAKASSAR,BKM.COM–TIDAK sedikit mereka yang terjun di dunia model ketika ikut lomba semata berburu juara. Namun, tidak demikian dengan Kirana Sahira Yuswan. Mengikuti ajang pemilihan model lebih karena mencari pengalaman. Kalau kemudian berhasil meraih juara, itu menjadi bonus.
KIRANA baru berusia sembilan tahun. Saat ini duduk di bangku kelas tiga Sekolah Dasar. Tepatnya di SDN Kompleks Sambung Jawa atau yang dikenal dengan sebutan Kosamja.
Walau masih belia, untuk prestasi tak diragukan lagi. Sederet juara telah diraihnya dari dunia modeling. Bahkan dalam satu terakhir sejak ia menekuni model.
Mengaku pertama kali ikut model saat usia delapan tahun, Kirana kini telah mengoleksi 16 gelar juara. Setiap bulan ia selalu mengikuti lomba. Bahkan pernah tiga kali dalam sebulan.
”Biasanya ikut lonba kalau hari libur. Kalau waktu sekolah, saya minta izin. Tidak mengganggu pelajaran, karena saya tetap mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dari sekolah,” ujar Kirana ketika menjadi tamu siniar untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar.
Kirana merupakan sulung dari empat bersaudara. Ayahnya orang Makassar, dan ibunya yang seorang guru berasal dari Pangkep. Keduanya memberi support yang besar terhadap apa yang kini digeluti putrinya.
”Untuk jadi model itu atas kemauan saya sendiri. Saya yang minta mama untuk bergabung ke sanggar, dan akhirnya dikabulkan,” tutur Kirana.
Diakui Kirana, ada banyak keuntungan mengikuti ajang modeling. Selain mengoleksi piala jika juara, juga dapat hadiah uang tunai. Termasuk teman serta pengalaman baru.
Pertam kali tampil di atas catwalk, Kirana mengaku tak dapat juara. Namun ia tak kendur. Karena kemauan sendiri dan memang suka, dunia model tetap digelutinya.
Tantangan yang dihadapinya saat hendak tampil adalah rasa deg-degan. Tapi, Kirana punya solusinya. Ia biasa mengajak sang mama untuk bicara. Ketika itulah Kirana mendapatkan motivasi bahwa dirinya bisa berbuat sesuatu.
Pencapaian yang diraih Kirana saat ini ternyata turun dari mamanya. Ibunya suka seni tari. Bahkan berprofesi sebagai guru mata pelajaran seni di sekolahnya. Walau sibuk, mamanya biasa mengantar putrinya jika hendak tampil. Biasa pula dengan sepupu atau nekeknya.
Ayah Kirana saat ini ada di Ambon. Mereka sering komunikasi lewat video call. Jika berhasil keluar sebagai juara, Kirana menyampaikan ke ayahnya. Ketika itulah sang ayah memberikan motivasi dan support bagi buah hatinya.
Oleh ibunya, Kirana selalu diberikan kesempatan untuk mencoba sesuatu. Alasannya, jika tidak mau mencoba, bagaimana bisa mengukur kalau dirinya bisa. Jangan belum mencoba, sudah bilang tidak bisa.
Demikian pula di sekolah, Kirana mendata dukungan dari wali kelas dan kepsek. Sebab, mereka menganggap anak-anak yang berprestasi harus diberi ruang dalam berkarir.
Atas motivasi dari orang-orang di sekitarnya, sejumlah gelar juara telah disandang Kirana yang lahir 22 Januari 2014 ini. Sebut saja Juara I Busana Casual Fashion Show Competition. Juara I Busana Pesta Fashion Show Competition. Juara I Glamour Trendy Pesona Nusantara. Juara I Fashion Show Cardinal Liofe Fest 2022 Ramayana. Juara I Kids Cosplay Wonderland (Ibu Peri).
Ada pula Juara I Top Model Star Sulsel 2022 Season 2 yang dilaksanakan di bulan Desember lalu.
Winner Icon Model Sulsel Junior 2022. The Best Catwalk Nona (Modern Womens Exhibition).
Best Performance Mister & Miss Top Model Celebes 2022. Juara II Kids Fashion Show Toyota Expo 2022.
Juara II Putri Etnik Celebes 2022. Juara III Duta Pekan Raya Sulsel 2022. Juara II Competition Dance KFC Tingkat SD. Juara I Tari Tradisional Carrefour TSM. Juara III Retro Style 90’s, serta
Juara III Busana Profesi. (*/rus)
