GOWA, BKM–Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Gowa Andi Mohammad Syarif berharap hak pilih bagi warga binaan Lapas tetap terjamin alias ada.
Hal itu dikatakan Syarif ketika berkunjung ke kantor Bawaslu Gowa dalam rangka berkoordinasi terkait sinergitas jelang pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.
Syarif mengatakan, dirinya datang berkoordinasi untuk memastikan bagai para warga binaan Lapas untuk bisa ikut menggunakan hak suara atau hak pilihnya nanti.
“Jadi kami datang untuk memastikan adanya jaminan hak konstitusional para warga binaan kami di Lapas pada Pemilu nanti. Apalagi di Lapas kami membina sekira 595 orang terpidana. Makanya kami berkoordinasi dengan KPU maupun Bawaslu. Yang kami harapkan agar dua lembaga penyelenggaraa Pemilu ini dapat mensosialisasikan ke para warga binaan tentang hak konstitusional mereka itu, ” jelas Kalapas Narkotika saat berada di kantor Bawaslu Gowa, Rabu (1/2) siang.
Dikatakan Syarif, di Lapas Narkotika ada 595 warga binaan dengan asal daerah berbeda-beda dan jumlah ini memungkinkan berubah jelang pelaksanaan Pemilu. Untuk itu kata Syarif, pihaknya perlu melakukan koordinasi tersebut kepada KPU dan Bawaslu untuk mengantisipasi ‘terkecualikannya hak warga binaan’ pada saat pelaksanaan Pemilu 2024 nanti.
Menyikapi harapan Kalapas Narkotika, Ketua Bawaslu Kabupaten Gowa Samsuar Saleh menyambut baik bahkan berjanji akan segera menindaklanjuti hasil dari koordinasi yang dilakukan pihak Lapas.
“Tentu kami menyambut baik koordinasi yang diinisiasi oleh pihak Lapas Narkotika Kelas IIA dan kami akan segera melakukan sosialisasi langsung ke Lapas Narkotika Kelas IIA untuk menyampaikan hak-hak penghuni Lapas yang memenuhi syarat untuk ikut melakukan pemilihan pada 14 Februari 2024 mendatang,” kata Samsuar.
Hal senada dikatakan Juanto, Koordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Gowa. Dikatakan Juanto, pihaknya akan segera merancang perjanjian kerjasama dengan Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Gowa untuk membangun sinergitas program berkesinambungan.
“Insha Allah, akan kami tindaklanjuti dengan program-program sosialisasi pencegahan dan hak-hak konstitusional para warga binaan yang ada di Lapas,” kata Juanto.
Dalam kesempatan itu, turut hadir para komisioner Bawaslu Gowa lainnya yakni Saparuddin, Yusnaeni, Suharli serta Kepala Sekretariat Bawaslu Gowa Zulkarnain. Hadir pula dari pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Gowa yakni Kasi Keamanan dan Ketertiban Sudirman Azis dan Armin Fauzy selaku Kepala Sub Seksi Registrasi. (sar/rif)

