MAROS, BKM — Memasuki bulan kedua tahun 2023, tepatnya Rabu (1/2), Bupati Maros, AS Chaidir Syam kembali melaksanakan rotasi jabatan. Kegiatan ini digelar di ruang pola kantor bupati Maros.
Kali ini terdapat 87 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bergulir dari jabatannya. Terdiri dari eselon II-B sebanyak 8 orang dan eselon III-A 8 orang. Selanjutnya, jabatan fungsional 69 orang dan kepala sekolah 2 orang.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, di hadapan para ASN peserta pelantikan mengungkapkan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat dalam pemerintahan adalah bagian yang sudah biasa.
”Ini sebab ada yang kusut, ada yang kinerjanya mungkin lebih baik di posisi yang baru. Juga karena ada yang pensiun,” ungkapnya.
Chaidir berpesan agar pejabat yang dilantik dapat memegang teguh nilai-nilai dasar ASN. ”Harus memegang teguh nilai ASN Berakhlak. Pegang teguh profil bangga melayani bangsa. Bangga melayani masyarakat. Jangan lupa, ini amanah dari masyarakat,” tuturnya.
Chaidir juga kembali mengingatkan agar tetap bekerja sesuai tupoksi jabatan. Setiap OPD (organisasi perangkat daerah) harus terus melakukan inovasi dalam keterlaksanaan visi misi dan janji politik bupati Maros bersama Wabup.
”Tanggal 27 nanti kita akan ekspose capaian apa saja yang sudah kita lakukan. Namun sebelum itu, semuanya datanya sudah harus rampung. Sesekali kita akan lakukan kunjungan ke tiap OPD, melihat bagaimana siklus kerja di sana berjalan,” ujarnya.
Beberapa eselon II-B yang bergulir ialah Prayitno, dengan jabatan lama Kadis Kominfo dan Statistik Persandian menjadi Staf Ahli Bidang Sosial, Hukum, dan Politik.
Fitri Adhicahya, jabatan lama Kadis PPPA, menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan SDA. Selanjutnya, Amiruddin, jabatan lama Kadis PKPP, menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah. Abdul Aziz Achmad, jabatan lama Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
Juga, Andi Baso Arman, jabatan lama Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan SDA menjadi Kadis Kominfo dan Statistik Persandian. Husair, jabatan lama Kadis Dikbud, menjadi Kadis PPPA.
Lainnya, Agustam, jabatan lama Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menjadi Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan. Abdul Salam, jabatan lama Asisten Perekonomian dan Pembangunan, menjadi Kadis PKPP. (ari/c)

